Pikiran Rakyat
USD Jual 14.540,00 Beli 14.240,00 | Umumnya berawan, 28 ° C

Jalan Cisinga, Jalur Mudik Alternatif Menghindari Macet

Bambang Arifianto
Pengendara melintasi Jalan Ciawi-Singaparna (Cisinga) di kawasan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, 15 Mei 2019. Cisinga bisa menjadi opsi jalur alternatif pemudik Lebaran 2019.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR
Pengendara melintasi Jalan Ciawi-Singaparna (Cisinga) di kawasan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, 15 Mei 2019. Cisinga bisa menjadi opsi jalur alternatif pemudik Lebaran 2019.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

SINGAPARNA, (PR).- Meskipun belum rampung sepenuhnya, Jalan Ciawi-Singaparna (Cisinga) bisa menjadi opsi jalur alternatif pemudik Lebaran 2019. Jalur yang baru tersambung tersebut bakal menjadi pilihan untuk menghindari kemacetan di jalur utama arus mudik.

Jalan penghubung Ciawi-Singaparna di Kabupaten Tasikmalaya sepanjang 23 kilometer tersebut telah tersambung beberapa waktu lalu. Namun, jalur itu masih menyisakan ruas 2,5 kilometer yang belum teraspal.

Meski demikian, pemudik masih bisa menggunakan jalan kampung/desa untuk menghindari ruas Cisinga yang belum tersentuh aspal. Ruas jalan yang berbatu dan belum teraspal Cisinga berada di antara Ganimukti dan Kudadepa (Sukahening). 

Ukar (50), warga Kampung Ganimukti, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong menuturkan,  Cisinga sudah terbilang ramai dilintasi kendaraan setelah jalur tersebut tersambung. Untuk menghindari jalan yang belum beraspal, pengendara bisa berbelok ke jalan kampung/desa terlebih dahulu. 

Pengendara dari Singaparna yang berencana menuju arah Garut dan Bandung  bisa berbelok ke kanan guna menghindari area jalan berbatu Cisinga ketika tiba di Ganimukti. Dari kampung itu, pengendara mengikuti jalan kecil yang sudah beraspal dengan melewati perkampungan di Desa Sukamukti, Sukasetia, Kudadepa. 
Sampai Kudadepa, pengendara berbelok ke kiri dan kembali bertemu ruas Cisinga yang beraspal mulus. Jalur tersebut cukup nyaman dilalui pemudik kendati berkelok dengan tanjakan dan turunan yang tajam. "Jarang macet," kata Ukar di Santanamekar, Rabu, 15 Mei 2019.

Perjalanan ke arah Bandung dan Garut hanya tinggal menyusuri Jembatan Cibeureum dan beberapa jembatan lain di Sukahening sampai tiba di jalur utama mudik di Ciawi hingga Gentong.

Jalur serupa ditempuh dari arah sebaliknya. Pemudik dari arah Bandung yang menuju Kota Tasikmalaya, Banjar, Kabupaten Ciamis masuk ke Cisinga selepas melintasi Gentong‎. Plang Jalan Cisinga di kanan jalan sudah terlihat saat pengendara melewati Ciawi.

Pengendara mesti berbelok kanan setelah Jembatan Cibeureum melewati Kampung/Desa Kudadepa. Perjalanan berlanjut menuju Cisayong hingga tiba lagi di Cisinga.

Jika ingin ke Kota Tasikmalaya, Banjar, Kabupaten Ciamis, pengendara cukup berbelok kiri dari Cisinga dan menyusuri Jalan Cisayong sampai bertemu Pagendingan. Dari lokasi itu, tutur Ukar, perjalanan cuma tinggal lurus menuju arah Manonjaya.

Tidak hanya itu, Cisinga menawarkan pemandangan alam yang elok. Selain jembatan-jembatan panjang dan pesawahan yang terbentang, sejumlah lokasi wisata seperti air terjun, Gunung Galunggung berada di dekat Cisinga.***

Bagikan: