Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sebagian berawan, 17.3 ° C

Jalur Mudik Wilayah Garut dalam Kondisi Rusak

Siska Nirmala
FOTO udara penumpukan kendaraan di depan Pasar Limbangan, Garut, Jawa Barat, Kamis, 9 Mei 2019. Pemudik yang nantinya melintasi jalur selatan menuju Tasikmalaya akan melewati sejumlah titik kemacetan seperti Pasar Limbangan, Pasar Malangbong dan Pasar Lewo. */ANTARA
FOTO udara penumpukan kendaraan di depan Pasar Limbangan, Garut, Jawa Barat, Kamis, 9 Mei 2019. Pemudik yang nantinya melintasi jalur selatan menuju Tasikmalaya akan melewati sejumlah titik kemacetan seperti Pasar Limbangan, Pasar Malangbong dan Pasar Lewo. */ANTARA

GARUT, (PR).- Jelang musim mudik dan balik Lebaran 2019, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Garut masih banyak yang dalam kondisi rusak. Padahal Garut diprediksi akan banyak dilintasi kendaraan dari luar kota, mengingat Garut merupakan salah satu jalur mudik selatan bagi kendaraan yang tidak melalui jalan tol.

Masih banyaknya ruas jalan di Garut yang rusak ditemukan saat Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna melakukan pengecekan jalur, Minggu, 12 Mei 2019. Kapolres melakukan pengecekan jalur bersama para kepala satuan dan pejabat lainnya di lingkungan Polres Garut.

Budi menyebutkan, hasil pengecekan yang dilakukannya, ruas jalan yang rusak ditemukan di sejumlah titik. Namun yang paling banyak terdapat di ruas Jalan KH. Anwar Musaddad Tarogong Kaler, dan ruas Jalan KH Hasan Arif yang membentang mulai dari Wilayah Kecamatan Tarogong Kaler, Banyuresmi, hingga Leuwigoong.

"Dari hasil pengecekan jalur yang kami laksananakan, ternyata masih banyak ruas jalan yang kondisinya rusak," ujar Kapolres si sela kegiatan pengecekan di Jalan KH. Hasan Arif, Minggu, 12 Mei 2019, seperti dilaporkan Kabar Priangan.

Dikatakannya, kondisi kerusakan yang terjadi pada ruas jalan beragam mulai dari berlubang hingga bergelombang. Kondisi seperti ini menurut Budi tak boleh dibiarkan terus. 

"Bukan hanya mengganggu kenyamanan, hal itu bahkan bisa membahayakan keselamatan para pemudik. Makanya kami minta agar kerusakan itu secepatnya diperbaiki," katanya.

Mengingat status jalan tersebut merupakan jalan kabupaten, Budi meminta Pemkab Garut segera memperbaikinya. Perbaikan harus dilakukan secepatnya, sebelum musim mudik dan balik tiba.

Apalagi, dia menuturkan, ruas jalan tersebut  merupakan jalur utama mudik menuju pusat perkotaan Garut. Dengan demikian pasti akan banyak pengendara yang menggunakan jalur tersebut selama musim mudik.

Budi juga menyampaikan pihaknya berharap pemerintah segera memperbaiki jalur-jalur mudik lainnya di Garut yang juga dalam kondisi rusak. Hal itu juga sebagai antisipasi adanya kecelakaan diakibatkan jalan rusak yang dapat merugikan para pemudik.

"Sebaiknya perbaikan dilakukan secepatnya, jangan sampai menunggu jatuh korban dulu," ucap  Budi. 

Selain kondisi jalan yang rusak, saat pengecekan jalur juga banyak ditemukan jalan utama yang penerangan dan rambu lalu lintasnya minim. Kondisi seperti itu di antaranya terdapat di kawasan Tutugan Leles, Pasawahan Tarogong Kaler dan ruas Jalan Cibatu-Wanaraja. (Aep Hendy S/KP)***

Bagikan: