Pikiran Rakyat
USD Jual 14.540,00 Beli 14.240,00 | Umumnya berawan, 28 ° C

BNN Bongkar Gudang Sabu di Kabupaten Bekasi, Ditemukan 89 Kilogram Sabu

Riesty Yusnilaningsih
Ilustrasi.*/CANVA
Ilustrasi.*/CANVA

BEKASI, (PR).- Sebuah gudang yang berlokasi di Jalan Lapangan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, telah digunakan sebagai tempat penyimpanan sabu. Keberadaannya sudah terbongkar Kepolisian sebagai gudang penyimpanan sabu yang jumlanya diperkirakan mencapai 89 kilogram.

Peredaran sabu dari gudang itu diperkirakan diatur oleh komplotan kelas kakap. Kendalinya bahkan dipegang oleh seorang narapidana yang saat ini masih mendekam di penjara.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional, Inspektur Jenderal Arman Depari, Minggu, 12 Mei 2019. "Menurut catatan transaksi peredarannya, ini jaringan besar yang sudah luas jangkauannya. Ada indikasi, kendalinya di tangan seorang narapidana yang kini masih menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan di Pulau Jawa," katanya.

Pengungkapan keberadaan gudang penyimpanan sabu tersebut bermula dari tertangkapnya dua kurir di kawasan Tambun, Kabupaten Bekasi, Sabtu, 11 Mei 2019. Dari tangan Zul (22) dan Far (30), didapati sabu seberat total 100 kilogram yang telah dikemas dan siap edar. Selain itu, mereka juga memiliki 25.000 butir ekstasi dan empat butir happy five.

Penangkapan kedua kurir tersebut mengantarkan BNN pada lokasi gudang penyimpanan sabu itu. Dalam gudang tersebut, BNN menemukan 89 kilogram sabu lain yang juga telah dikemas.

"Kasus ini masih kami kembangkan dengan memburu pihak lain yang terlibat, karena ini komplotan kelas kakap jika melihat pada temuan barang bukti yang sangat besar jumlahnya," katanya.

ILUSTRASI peredaran narkoba.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT

Sabu dikirim dari Malaysia dan diangkut menggunakan truk bermuatan kelapa

Menurut Arman, barang bukti yang disita BNN tersebut diperkirakan berasal dari Malaysia yang masuk ke tanah air melalui Riau. Lalu, dari Riau, barang-barang tersebut diangkut melalui jalan darat menggunakan truk.

"Untuk menyamarkannya, sabu ini disembunyikan di antara muatan kelapa," katanya. Arman pun memastikan pihaknya masih akan mengembangkan kasus ini hingga mengamankan seluruh pihak yang terlibat, termasuk aktor penting pengendalinya.***

Bagikan: