Pikiran Rakyat
USD Jual 14.027,00 Beli 14.125,00 | Berawan, 19.1 ° C

Pemkot Bogor Akan Bangun Moda Transportasi Integrasi LRT

Windiyati Retno Sumardiyani
KENDARAAN melintas di depan Terminal Bubulak, Kota Bogor, Jumat, 10 Mei 2019. Pemerintah Kota Bogor berencana membangun terminal transit lanjutan menuju terminal LRT Bogor.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR
KENDARAAN melintas di depan Terminal Bubulak, Kota Bogor, Jumat, 10 Mei 2019. Pemerintah Kota Bogor berencana membangun terminal transit lanjutan menuju terminal LRT Bogor.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR

BOGOR, (PR).- Pemerintah Kota Bogor sudah menyiapkan sejumlah rencana untuk menyambut moda transportasi Lintas Rel Terpadu (LRT) yang direncanakan dibangun hingga Kota Bogor, 2020 mendatang. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bogor menyebutkan, Pemerintah Kota Bogor sedang mempersiapkan moda transportasi untuk meredistribusi penumpang agar tak terjadi kemacetan di pusat kota.  

“Konsep LRT Perpresnya sampai ke Baranangsiang.  Agar bisa mengurai kepadatan di pusat kota, kita rencanakan transportasi penyambung. Konsepnya menyebar dan masih berbasis rel. LRT kan mahal, bisa jadi seperti LRT, tapi konsep lain. Konsekuensinya kecepatan kendaraanya tidak begitu cepat,” ujar Kepala Bidang Perencanaan Fisik dan Prasarana Bappeda Kota Bogor Sonny Rijadi kepada “PR”, Jumat, 10 Mei 2019.

Hingga saat ini, Pemerintah Kota Bogor memang belum menerima informasi di wilayah mana terminal LRT Bogor akan dibangun. Namun Demikian, Pemerintah Kota Bogor sudah melakukan revisi peraturan daerah  tentang Rencana Tata Ruang Wilayah untuk disesuaikan dengan pembangunan jalur LRT di Kota Bogor.

Meskipun belum dapat kepastian tentang lokasi  terminal LRT, Pemerintah Kota Bogor berencana membangun empat Transit Oriented Development (TOD) sebagai terminal transit menuju terminal LRT Kota Bogor nanti. Empat wilayah tersebut yakni Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Bubulak, Kecamatan Bogor Barat dan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan.

Berdasarkan kajian  sementara,  keberadaan LRT di Kota Bogor diprediksi akan menambah kunjungan sekitar 120 ribu pengunjung per hari.***

Bagikan: