Pikiran Rakyat
USD Jual 14.540,00 Beli 14.240,00 | Umumnya berawan, 28 ° C

Warga Kota Cirebon, Ayo Manfaatkan Imigrasi Masuk Desa!

Ani Nunung Aryani
ILUSTRASI passport.*/DOK PRFMNEWS
ILUSTRASI passport.*/DOK PRFMNEWS

CIREBON, (PR).- Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon meluncurkan inovasi pelayanan yakni program Imigrasi Masuk Desa (IMD). Dengan inovasi tersebut, pembuatan paspor untuk warga di wilayah kerja Kantor Imigrasi Cirebon cukup di kantor kecamatan setempat. Setelah selesai diproses, paspor langsung diantar ke rumah melalui jasa pos.

Selama sebulan lebih yang lalu, IMD telah berkeliling dari kecamatan ke kecamatan melayani warga Kabupaten Indramayu. Selama dua pekan pekan ke depan, mulai Selasa,  7 Mei 2019, sampai Selasa, 21 Mei 2019, giliran warga Kota Cirebon yang dilayani.

Dinah Saroyini, warga Kelurahan Pekalipan datang menikmati pelayanan IMD bersama suaminya. Ia datang untuk memperpanjang paspor dan mengungkapkan antusiasmenya. 

"Bukan seneng lagi, tapi seneng sekali. Sudah lokasinya dekat dari rumah, datang langsung dilayani, diproses dan kita tinggal nunggu, paspor datang sendiri di rumah. Tahun 2015 lalu, saat bikin paspor, sudah jauh harus ke Kantor Imigrasi, antre panjang, nunggunya dari pagi sampai sore pula," katanya.

Menurut Kepala Kantor Imigrasi Cirebon, Mohamad Tito Andrianto, setelah selesai di Kota Cirebon, IMD akan berpindah melayani warga Kabupaten Kuningan. Kemudian, IMD akan melayani ke Kabupaten Majalengka dan setelahnya melayani warga Kabupaten Cirebon.

"Setelah semua wilayah terlayani, kami muter kembali ke Kabupaten Indramayu," katanya seusai membuka program IMB di Kantor Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Selasa, 7 Mei 2019.

SUASANA pelayanan Imigrasi Masuk Desa di Cirebon, Selasa, 7 Mei 2019.*/ANI NUNUNG/PR

Dua hari pelayanan per kecamatan

Khusus di Kota Cirebon, setiap kecamatan mendapat alokasi waktu pelayanan selama dua hari. Namun, apabila animo warga membludak dan melebihi kuota pelayanan, menurut Tito, pelayanan bakal diperpanjang.

"Karena perangkat yang kami bawa tidak ada server-nya, kuota pelayanan setiap hari 40 pengajuan pembuatan paspor. Sehingga, setiap kecamatan mendapat alokasi 80 pengajuan paspor. Namun, kalau memang animonya melebihi jumlah itu, hari pelayanan bakal ditambah," paparnya.

Untuk Kecamatan Pekalipan, alokasi waktunya adalah 7-8 Mei 2019, Kecamatan Kejaksan 9-10 Mei 2019, Lemahwungkuk 13-14 Mei 2019, Kesambi 16-17 Mei 2019, dan Kecamatan Harjamukti 20-21 Mei 2019. Dikatakannya, untuk bisa memberikan pelayanan jemput bola itu, Imigrasi bekerjasama dengan BRI dan Kantor Pos.

"Pembayaran langsung di BRI dan tiga hari paspor jadi, warga tinggal menunggu di rumah karena nanti diantar langsung lewat jasa pos," katanya.

Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, sangat mengapresiasi program IMD. "Inovasi pelayanan ini sangat luar biasa menurut saya. Bukan saja warga bebas antri, tapi juga sangat dimudahkan karena paspor nanti langsung diantar lewat pos ke rumah," katanya.***

Bagikan: