Pikiran Rakyat
USD Jual 13.961,00 Beli 14.059,00 | Sedikit awan, 20.5 ° C

Generasi Z Mulai Lirik Sukuk

Ani Nunung Aryani
*/INVESTREE
*/INVESTREE

CIREBON, (PR).- Generasi Z mulai melirik investasi surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk. Animo anak muda untuk membeli sukuk sejak pertama diterbitkan tahun 2009 melalui sukuk ritel SR-001 sampai SR-011 dan sukuk tabungan ST-001 sampai ST-003 selalu mengalami peningkatan.

Menurut Kasi Dokumen Hukum Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Ikhsan Rifaldi, saat penawaran seri SR-011 ada 30 anak usia 17 tahun atau bisa disebut generasi Z, ikut berinvestasi dengan nilai sekitar Rp 30 miliar. Diakuinya, bisa saja hanya sekedar dipinjam nama oleh orang tuanya.

Namun, katanya, tidak menutup kemungkinan mereka memang sudah memiliki pendapatan sendiri dengan memanfaatkan teknologi informasi yang semakin beragam penggunaannya. "Penerbitan instrumen sukuk memang terbuka bagi masyarakat Indonesia dari kalangan manapun, bahkan tanpa memandang latar belakang keyakinan. Namun memang sasaran utama adalah anak muda, sesuai tujuan kami untuk membuat anak muda sadar investasi bukan hanya sadar menabung," katanya seusai menjadi narasumber edukasi dan sosialisasi sukuk tabungan seri ST-004 di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Cirebon di Jalan Tuparev, Selasa, 7 Mei 2019.

Dikatakannya, kehadiran sukuk tabungan ini tentunya memberikan alternatif untuk menyimpan uang pada instrumen yang menghasilkan potensi imbal yang cukup menarik. Dana hasil penerbitan akan digunakan untuk kegiatan investasi berupa pembelian hak manfaat barang milik negara untuk disewakan kepada pemerintah serta pengadaan proyek untuk disewakan kepada pemerintah. Imbalan berasal dari keuntungan hasil kegiatan investasi tersebut.

"Artinya dengan membeli sukuk, kita bukan hanya berinvestasi yang dijamin secara syariah, tetapi juga ikut memberikan kontribusi kepada pembangunan nasional," ujar Ikhsan.

Selama ini Kemenkeu terus berkomitmen mendorong pembangunan infrastruktur di tanah air. Salah satunya yakni lewat penerbitan instrumen SBSN khusus untuk proyek. Alokasi penerbitan sukuk berbasis proyek tahun 2019 sekitar Rp 28 triliun. Naik dibandingkan tahun sebelumnya, pada 2018 yang nilainya sebesar Rp 22,5 triliun. 

Menurutnya, sukuk tabungan seri ST-004 bisa dibeli minimal Rp 1 juta dan maksimal Rp 3 miliar. Ada sejumlah keuntungan membeli Sukuk Tabungan seri ST-004, diantaranya pokok dan imbalan dijamin oleh negara. Sebab instrumen investasi ini ditawarkan oleh negara.

"Selain itu juga bisa mendapatkan bonus hingga 1 persen atau maksimal Rp 30 juta dan kemudahan akses transaksi karena melalui sistem elektronik atau online serta keuntungan lainnya," ujar Ikhsan.***




Dikirim dari telepon pintar vivo

Bagikan: