Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 20.9 ° C

Penyebar Video Hoax "Emak-emak Geruduk Gudang KPU Jombang" Ditangkap di Garut

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI hoaks di Facebook.*/Ist
ILUSTRASI hoaks di Facebook.*/Ist


GARUT, (PR).- Tersangka pelaku penyebaran video hoax "ema-ema menggeruduk gudang KPU Jombang" pada akhirnya berhasil ditangkap polisi. Tersangka ditangkap di wilayah Kabupaten Garut oleh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur bersama tim dari Polres Garut.

Adanya penangkapan tersangka pelaku penyebar video hoax "emak-emak menggeruduk gudang KPU Jombang" di wilayah hukum Polres Garut dibenarkan Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng. Menurutnya, tersangka ditangkap di wilayah Desa Cibiuk kaler, Kecamatan Cibiuk, belum lama ini. 

"Hasil penyelidikan pihak Polda Jawa Timur, diketahui jika tersangka penyebar video hoax tersebut merupakan warga Kabupaten Garut, tepatnya Desa Cibiuk kaler, Kecamatan Cibiuk," ujar Maradona, Minggu 28 April 2019.

Menurutnya, laporan kasus penyebaran video hoax itu sendiri berada di wilayah hukum Polda Jatim. Namun karena hasil penyelidikan yang dilakukan pihak Polda Jatim diketahui tersangkanya berada di wilayah Garut, maka pihak Polda Jatim berkoordinasi dengan Polres Garut untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Dalam hal ini, tutur Maradona, pihak Polres Garut hanya bersifat mem-back up petugas dari Polda Jatim dalam melakukan penangkapan tersangka. Sebelumnya, pihaknya telah mendapatkan informasi dari jajaran Polda Jatim jika mereka tengah memburu tersangka pelaku penyebaran video hoax yang terdeteksi berada di wilayah hukum Polres Garut.

"Kita diberitahu kalau petugas dari jajaran Polda Jatim tengah memburu tersangka pelaku penyebaran video hoax "emak-emak geruduk gudang KPU Jombang" yang diketahui berada di Garut. Kitapun menurunkan petugas yang sifatnya hanya membantu mem-buck up petugas dari Polda Jatim," katanya.

Maradona menyampaikan, pihaknya sebelumnya sempat melakukan penyelidikan untuk membantu Polda Jatim untuk mengetahui tempat tinggal tersangka. Hal ini atas dasar permintaan pihak Polda Jatim yang sudah mengetahui identitas tersangka yang merupakan warga Garut.

Informasi yang dihimpun wartawan Kabar Priangan, Aep Hendy, tersangka pelaku penyebaran video hoax tersebut berinisial Luk (30) yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang cukur di kawasan Cilegon Banten. Ia ditangkap oleh kepolisian pada Sabtu 27 April 2019 sekitar pukul 11.00 WIB di tempat tinggalnya di wilayah Desa Cibiuk kaler, Kecamatan Cibiuk.

Setelah berhasil diamankan, tersangka sempat dibawa ke Mapolsek Cibiuk dan menjalani introgasi singkat oleh jajaran Polda Jatim. Tak lama setelah itu, tersangka langsung dibawa ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan lebih jauh.

Sebelumnya, sebuah video emak-emak menggeruduk KPU Jombang tersebar luas di media sosial. Video berdurasi 2 menit 59 detik itu dipublikasikan akun youtube Tv explore news pada Jumat (19/4/2019) dengan judul "Indikasi Curang, Emak-emak Labrak Gudang KPU di Jombang Jatim".

Dalam rekaman video amatir tersebut tampak sejumlah emak-emak mendatangi suatu tempat yang disebut gudang KPU Jombang. Mereka memarahi seorang anggota polisi sambil menunjuk-nunjuk kotak suara yang ada di sekitar mereka.

Sementara itu pada insert tulisan dalam video itu menyebutkan surat suara dipindahkan ke gudang yang bukan untuk menyimpan surat suara. Padahal, seharusnya surat suara dibawa ke kecamatan untuk dihitung. Massa meminta masuk ke lantai atas untuk mengecek kemungkinan adanya surat suara di tempat itu.***  

Bagikan: