Pikiran Rakyat
USD Jual 14.605,00 Beli 14.305,00 | Badai petir, 28 ° C

Lagi, Petugas KPPS di Indramayu Meninggal

Gelar Gandarasa
ILUSTRASI Pemilu 2019/ANTARA
ILUSTRASI Pemilu 2019/ANTARA

INDRAMAYU, (PR).- Seorang anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) Kabupaten Indramayu kembali meninggal. Meninggalnya satu anggota KPPS menambah panjang daftar petugas yang gugur saat melaksanakan rekapitulasi suara. 

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Indramayu, Pitrahari mengatakan bahwa kali ini korban meninggal atas nama Surana asal Blok Pakuwon, Desa Gunungsari, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu. "Iya betul. Ketua KPPS TPS 016 Blok Pakuwon," kata Pitrahari, Kamis 25 April 2019.

Seperti kasus-kasus sebelumnya, korban meninggal akibat kelelahan. Pasalnya, seringkali para anggota KPPS harus merekapitulasi suara hingga dini hari. Padahal KPUD sudah membuat aturan maksimal kerja hingga pukul 24.00. Namun kadangkala para saksi mendesak agar perhitungan suara segera dilanjut. 

Meninggalnya Surana menambah panjang daftar petugas KPPS yang meninggal dunia. Sejauh ini, Pemilu serentak telah memakan tiga korban jiwa di Indramayu. Selain itu, satu anggota polisi juga tewas karena terlibat kecelakaan tunggal lalu lintas. Aipda Mashari tewas saat bertugas dalam rangka pengamanan Pemilu serentak di kawasan Widasari, Indramayu. 

Berdasarkan petunjuk dari KPU RI, petugas yang meninggal hingga tanggal 4 Mei mendatang akan mendapatkan santunan. Belum diketahui berapa besaran santunan yang akan diterima oleh ahli waris. 

Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Yoris Marzuki mengaku prihatin banyak petugas berguguran selama Pemilu ini. "Sebagian besar ada yang mengalami kelelahan hingga meninggal," katanya. Guna memastikan kesehatan KPPS, Polres pun sudah menerjunkan tim medis ke setiap PPK.***

Bagikan: