Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Umumnya cerah, 27.8 ° C

Tangan Para Aparatur Sipil Negara di Ciamis Dingin, Tidak Perlu Takut

Nurhandoko
BUPATI Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakil Bupati Yana D Putra (tengah) menerima buku Ciamis dari mantan Bupati Ciamis Iing Syam Arifin, saat serah terima jabatan di Gedung Islamic Center Ciamis, Selasa, 23 April 2019. Ikut menyaksikan penadatanganan Staf Ahli Gunernur Jabar Bidang Pemerintahan Agus Hanafi.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR
BUPATI Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakil Bupati Yana D Putra (tengah) menerima buku Ciamis dari mantan Bupati Ciamis Iing Syam Arifin, saat serah terima jabatan di Gedung Islamic Center Ciamis, Selasa, 23 April 2019. Ikut menyaksikan penadatanganan Staf Ahli Gunernur Jabar Bidang Pemerintahan Agus Hanafi.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR

BERTANGAN dingin dalam arti sebenarnya, bukan dalam arti kiasan. Tentu saja, itu dirasakan dengan bersentuhan langsung ketika bersalaman. Maknanya pun bisa beragam tergantung ruang dan waktu.

Tangan-tangan dingin itu dirasakan Bupati Ciamis periode 2019-2024, Herdiat Sunarya, yang baru saja dilantik sejak dinyatakan memeroleh suara terbanyak dalam pemilihan kepala daerah serentak 2018. Ia merasakan tangan dingin sejumlah aparatur sipil negara (ASN) ketika bersalaman usai serah terima jabatan dengan Bupati Ciamis sebelumnya, Iing Syam Arifin, di Gedung Islamic Center Ciamis, Selasa, 23 April 2019.

Pada serah terima jabatan itu, Herdiat yang didampingi Wakil Bupati Yana D Putra menerima pengalihan jabatan dari Iing dengan dihadiri Staf Ahli Gubernur Jabar Bidang Pemerintahan, Agus Hanafi. Mantan Wakil Bupati Oih Burhanudin berhalangan hadir.

“Ketika berkeliling hari pertama setelah dilantik, ketika salaman saya merasakan telapak tangan sejumlan ASN termasuk perangkat desa, terasa dingin. Saya juga tidak tahu mengapa tangan mereka menjadi dingin. Tidak perlu takut, karena kami bertindak profesional,” tutur Herdiat.

Menanggapi tangan-tangan yang dingin itu, Herdiat menyatakan, ia akan bekerja dan bertindak secara profesional. Para ASN pun tidak perlu merasa takut meski sebelumnya terjadi gesekan di lapangan ataupun benturan sosial akibat beda pilihan politik. Sekarang ini, kata Herdiat, hal tersebut sudah berakhir. 

Kepada ASN dan kepala desa yang hadir, Herdiat juga menyampaikan permohonan maaf apabila beberapa waktu lalu saat menjelang pilkada terjadi gesekan. Sekarang, hal tersebut sudah harus dikubur dan dilupakan.

“Saatnya untuk kembali bersama, bersatu padu untuk membangun tatar galuh Ciamis menjadi lebih baik lagi. Kami menyadari salah satu motor pemerintahan adalah ASN, sehingga ASN tidak boleh lemah,” tuturnya.

GUBERNUR Jabar Ridwan Kamil bersalaman dengan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, setelah memberikan tanda pangkat pada pelantikan Bupati Ciamis dan Wabup Ciamis Yana Diana Putra, di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu, 20 April 2019. Pasangan tersebut akan menjabat selama lima tahun dari 2019-2024.*/ADE BAYU INDRA/PR

Menjaga marwah tatar galuh Ciamis

Dalam kesempatan tersebut, Herdiat yang mantan Sekda Ciamis, menyampaikan terima kasih kepada Iing Syam Arifin yang telah mengabdi untuk tatar galuh selama 36 tahun. Di bawah kepemimpinannya, lanjut Herdiat, Ciamis juga menorehkan banyak prestasi.

“Prestasi yang selama dipimpin oleh Pak Iing, berat bagi kami, karena kami harus mampu menghasilkan banyak prestasi untuk masyarakat tatar galuh Ciamis. Semoga kami dapat membawa Ciamis lebih baik, lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Bupati Ciamis periode 2014-2019, Iing Syam Arifin, juga menitipkan supaya pemimpin yang sekarang menjaga marwah masyarakat Ciamis sebagai masyarakat yang sopan santun dan sangat toleran. “Masyarakat yang sopan santun, serta sangat toleran. Masyarakat yang taat pemerintah, santun kepada orangtua serta hormat kepada ulama,” kata Iing.

Dia juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengenal Herdiat sejak lama. Mereka saling mengenal sejak dinas bersama di Kecamatan Sukadana, kemudian keduanya juga bersama pindah ke Kecamatan Pangandaran. “Saya bersama dengan Pak Herdiat selalu bersama, selain di kecamatan juga bersama di Dinas Keuangan. Saya jadi bupati, Pak Herdiat juga menjadi bupati,” ujarnya.***

Bagikan: