Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian berawan, 18.2 ° C

KPU Jabar Pastikan Tak Ada Pemungutan Suara Ulang di Pangandaran

Okky Ardiansyah
ILUSTRASI.*/HILMI ABDUL HALIM/PR
ILUSTRASI.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

BANDUNG, (PR).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat memastikan tak ada pemungutan suara ulang di Kabupaten Pangandaran. Hal itu diputuskan setelah KPU Jabar melakukan investigasi. 

Komisioner KPU Jabar, Reza Alwan Sovnidar mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan terkait pelanggaran di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran. 

Pelanggaran itu terkait dengan dugaan 12 pemilih tak memiliki hak untuk memilih di TPS bersangkutan. Ke-12 pemilih tersebut hanya melampirkan kartu keluarga (KK) saat menggunakan hak pilih dan tak masuk DPT TPS tersebut. Maka itu, KPU Jabar menginvestigasi laporan tersebut. 

"Ada informasi bahwa dari Pangandaran ada potensi, baru potensi PSU (Pemungutan Suara Ulang), ya. Ada masyarakat yang memilih dengan indikasi, dia tidak mempunyai e-KTP waktu itu, tapi hanya membawa KK," kata Reza kepada pewarta di Jalan Bhaureksa, Kota Bandung, Selasa 23 April 2019. 

"Kami kemudian menginvestigasi dengan rekan-rekan di badan pengawas, setelah dicek ternyata yang bersangkutan sudah tercatat di DPT," lanjutnya.

Reza memaparkan bahwa ada empat komponen pemungutan suara ulang dilakukan. Komponen pertama berkaitan dengan kotak suara. Komponen selanjutnya adalah surat suara dan kerusakan suara. 

"Yang keempat itu tentang status pemilih. Apabila dia tidak mempunyai e-ktp dan tidak tercatat di DPT atau DPTb, maka pemungutan suara ulang dilakukan," ucap.

Akan tetapi, kata Reza, dari keempat komponen tersebut tak ada yang terpenuhi di salah satu TPS Kabupaten Pangandaran. Maka itu, Reza memastikan bahwa sampai saat ini KPU Jabar belum berencana melakukan pemungutan suara ulang.

"Di Jawa Barat belum ada temuan atau pembuktian rekomendasi untuk pemungutan suara ulang, tapi yang sudah ada hanya pemungutan suara lanjutan di 11 TPS di 3 kabupaten/kota," kata Reza.

Perlu digaribawahi bahwa pemungutan suara lanjutan berbeda dengan pemungutan suara ulang. Pemungutan suara lanjutan cuma melakukan pencoblosan untuk surat suara yang gagal dilakukan pada Rabu 17 April 2019.***

Bagikan: