Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 25.2 ° C

30 Petugas KPPS di Jabar Meninggal, Jadi yang Terbanyak di  Indonesia

Tim Pikiran Rakyat
KOTAK suara Pemilu 2019/ANTARA
KOTAK suara Pemilu 2019/ANTARA

BANDUNG,(PR).- Jumlah petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di Jawa Barat yang meninggal bertambah menjadi 30 orang. Sebelumnya, jumlah yang meninggal tercatat 10 orang karena serangan jantung dan kelelahan.

Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) Jawa Barat Rifqi Ali Mubarok mengatakan rata-rata usia petugas KPPS adalah 40 tahun ke atas. Dia juga mengatakan, selain mereka yang meninggal, terdapat 14 orang yang kini dirawat karena kelelahan.

“Jumlahnya terus bertambah. Jumlah di Jabar paling banyak,” ujar Rifqi Ali Mubarok, Senin 22 April 2019.

Petugas meninggal dunia itu berasal dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Cianjur, Indramayu, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Sukabumi, Kota sukabumi, Karawang, Kabupaten Bogor, Kuningan, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bandung.

Rifqi Ali Mubarok mengatakan, peristiwa itu telah dilaporkan ke KPU pusat. Hal itu dilakukan untuk pemberian santunan kepada keluarga korban yang meninggal.

“Saya kira kelelahan menjadi faktor utamanya. Ditambah lagi usia. Ada yang usianya 60 tahun,” katanya.

Rifqi Ali Mubarok mengatakan telah menyampaikan hal itu kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. KPU tidak memiliki anggaran proteksi. Ia berharap ada kebijakan lain dari Pemprov Jabar dan KPU.

Pemprov Jabar beri santunan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan mengumpulkan keluarga anggota KPPS yang meninggal pada pelaksanaan Pemilu 2019.

"Orangnya (keluarganya) akan dikumpulkan. Ini mah rasa sayang saya, kasihan, saya sedih. Saya mengundang keluarga termasuk, (anggota) TNI-Polri yang bertugas di Jabar," ujar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 22 April 2019.

Soal sumber pendanaan, kata Ridwan Kamil, sebagian berasal dari uang pribadi. Selain itu, dia akan mengajak BUMD maupun pihak lain untuk sama-sama memberikan santunan.

"Kan gubernur ada dana operasional, (ada juga) BJB, sumber mah bisa dicari," tutur Ridwan Kamil.

Terkait besaran santunan, kata dia, nilainya akan dipastikan Selasa 23 April 2019. Pemberian santunan tersebut hanya untuk keluarga anggota KPPS yang meninggal. (Dewiyatini, Novianti Nurulliah)***

Bagikan: