Pikiran Rakyat
USD Jual 14.540,00 Beli 14.240,00 | Sedikit awan, 22.2 ° C

Temuan Dugaan Pelanggaran Terbanyak di Kecamatan Padaherang

Tim Pikiran Rakyat

KETUA Panwascam Padaherang Imat Rosdiana.*/MUSLIH JERRY/KABAR PRIANGAN
KETUA Panwascam Padaherang Imat Rosdiana.*/MUSLIH JERRY/KABAR PRIANGAN

PADAHERANG,(PR).- Panwascam menemukan kerawanan pada masa tenang di dua Kecamatan yaitu Padaherang Dapil 2 dan Cimerak Dapil 4 Kab. Pangandaran. Sedangkan paling terbanyak temuan dugaan pelanggaran Pemilu di Kecamatan Padaherang di antaranya 3 kasus pelanggaran administrasi, 4 kasus Pidana dan 1 kode etik semuanya oleh caleg DPRD dari 5 Parpol peserta Pemilu.

Ketua Panwascam Padaherang Imat Rosdiana mengatakan pihaknya telah menemukan dugaan pelanggaran yang bersumber dari pelaporan dan temuan mulai dari awal tahapan pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019.

"Kami mendapat temuan sejak awal tahapan yaitu tahun 2018 lalu," ungkapnya kepada wartawan Kabar Priangan, Musli Jerry, Kamis 18 April 2019. 

Menurutnya pada tahun 2018 lalu terjadi dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh dua calon legislatif dari dua partai Politik peserta Pemilu 2019, temuan tersebut berupa dugaan pelanggaran administrasi.

"Waktu itu belum terbentuk Sentra Gakumdu, mungkin kalau sudah terbentuk masuk pelanggaran pidana Pemilu," tuturnya. 

Selanjutnya pada masa tenang jelang pelaksanaan Pemilu 2019, Panwascam Padaherang juga berhasil mendapat temuan berupa pelanggaran Pemilu yang dilakukan oleh calon legislatif DPRD Kabupaten Pangandaran, kesemuanya masuk pidana pelanggaran Pemilu. 

"Untuk temuan di Desa Cibogo pembagian kartu jaminan kesehatan serta politik uang, ini semua dilakukan oleh dua caleg DPRD Kabupaten dari dua Parpol peserta Pemilu," katanya. 

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran Iwan Yudiawan mengatakan, untuk temuan ataupun laporan dugaan pelanggaran Pemilu 2019 tingkat Kabupaten yang terjadi di masa tenang, yakni di Kecamatan Padaherang sedangkan satu laporan di Kecamatan Cimerak.

"Kedua Kecamatan tersebut pelanggarannya terindikasi politik uang yang rata-rata dilakukan caleg DPRD Kabupaten melalui timsesnya," tutur Iwan. 

Dirinya terus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak sungkan melapor kepada petugas bila menemukan adanya dugaan pelanggaran dari peserta Pemilu.***

Bagikan: