Pikiran Rakyat
USD Jual 14.540,00 Beli 14.240,00 | Sedikit awan, 21.5 ° C

Infus di Tangan Tak Menghentikan Dedeh Menjalankan Tugas KPPS

Ella Yuniaperdani
DEDEH (kanan) petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Cikedokan, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, tetap bekerja melaksanakan tugasnya menyelenggarakan Pemilu 2019 meskipun dalam kondisi tangan harus diinfus karena sakit.*/ DOK. KPU GARUT /ANTARA
DEDEH (kanan) petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Cikedokan, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, tetap bekerja melaksanakan tugasnya menyelenggarakan Pemilu 2019 meskipun dalam kondisi tangan harus diinfus karena sakit.*/ DOK. KPU GARUT /ANTARA

GARUT, (PR).-  Sakit tak menjadi halangan bagi para petugas  dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk tetap melakukan tugasnya dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.  Dedeh adalah salah seorang petugas di Desa Cikedokan, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang tetap bekerja melaksanakan tugasnya meskipun dalam kondisi tangan harus diinfus karena sakit.

"Ada petugas KPPS yang diinfus tapi masih tetap bekerja, PPK dan PPS masih belum pada tidur," kata Komisioner Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut, Nuni Nurbayani di Garut, Kamis 18 April 2019.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Antara, Nuni  menuturkan, penyelenggara pemilu mulai dari tingkat kabupaten hingga petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Garut semuanya berupaya bekerja secara maksimal, bahkan ada yang sampai begadang setiap malam.

Padatnya agenda pekerjaan yang harus diselesaikan, kata Nuni, membuat kesehatan beberapa petugas terganggu, bahkan terpaksa harus diinfus karena kelelahan.

"Bu Dedeh dengan jarum infus masih di tangan tetap semangat melaksanakan tugas," katanya.

Ia mengatakan, Dedeh merupakan salah satu petugas yang harus diinfus, di tempat lain salah satunya di Kecamatan Pangatikan juga ada petugas KPPS yang dibawa ke Rumah Sakit Nurhayati untuk mendapatkan penanganan medis.

Ada juga  petugas KPPS yang harus mendapatkan perawatan medis di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) karena kelelahan.

"Kelelahan di Garut banyak yang begini (diinfus), ada yang di puskesmas," katanya.

Selain sakit, kata dia, ada juga petugas KPPS yang mengalami kecelakaan jatuh dari sepeda motor saat meninjau TPS, meskipun sakit petugas tersebut tetap menjalankan tugasnya.

"Ketua PPS Margawati jatuh dari motor, saat monitoring ke TPS, tapi tetap bekerja," katanya.

Ia mengungkapkan, komisioner KPU Kabupaten Garut sudah mengimbau kepada seluruh petugas untuk menjaga kondisi kesehatan dan beristirahat.

"Sudah, semua PPK diimbau secara umum," katanya.

Ia menambahkan, saat ini petugas KPPS sudah disibukan dengan penghitungan perolehan suara untuk pemilihan legislatif pusat, provinsi, kabupaten, DPD, pemilihan presiden dan wakil presiden.

Selanjutnya KPU Garut melakukan penghitungan perolehan suara di tingkat kabupaten melalui Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) untuk secepatnya dapat diketahui hasil pemilu secara akurat. ***

 

 

Bagikan: