Pikiran Rakyat
USD Jual 14.084,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 32.2 ° C

Baru Melahirkan, Bupati Purwakarta Sudah Mesti Lantik 13 Pejabat

Hilmi Abdul Halim
BUPATI Purwakarta Anne Ratna Mustika beberapa waktu lalu. Dia tidak mengambil cuti saat hamil.*/HILMI ABDUL HALIM/PR
BUPATI Purwakarta Anne Ratna Mustika beberapa waktu lalu. Dia tidak mengambil cuti saat hamil.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

PURWAKARTA, (PR).- Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika melahirkan anak ketiganya pada Kamis, 18 April 2019. Hal itu membuat dia belum melantik 13 pejabat eselon II hasil lelang jabatan di lingkup pemerintah daerahnya.

Ketua Panitia Seleksi Terbuka Lelang Jabatan kali ini, Iyus Permana mengakui bupati sebenarnya telah menentukan para pejabat pilihannya. "Yang 12 sudah, tinggal untuk Sekretaris Daerah menunggu persetujuan dari Kementrian Pegawai Aparatur Negara," katanya, Jumat 19 April 2019.

Alasan bupati menunggu hasil persetujuan Sekda pilihannya, kata Iyus, agar dapat melantik seluruh pejabat terpilih secara bersamaan. Pemerintah daerah telah menyerahkan pengajuan tersebut sejak awal pekan lalu.

Iyus berharap pelantikan 13 pejabat tersebut bisa segera dilaksanakan demi mengoptimalkan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. "(Persetujuan) dari Gubernur atas nama Menteri Dalam Negeri sudah, tinggal Kemenpan. Mudah-mudahan Senin atau Selasa turun," tuturnya.

Menurutnya, Anne saat ini masih menjalani perawatan setelah melahirkan anaknya di salah satu rumah sakit di Bandung. Namun, Iyus tak menutup kemungkinan bupati memaksakan diri untuk melantik 13 pejabat tersebut pekan depan.

"Seperti rencana awal, bupati saat ini sedang cuti dulu. Tapi bisa saja beliau menyempatkan diri untuk melantik. Acara pelantikan paling 1-2 jam saja," ujar Iyus. Namun, ia menegaskan hal itu dikembalikan sepenuhnya kepada bupati disesuaikan dengan kondisi kesehatannya.

Bupati Anne dikabarkan melahirkan seorang bayi perempuan dengan berat badan sekitar 2,8 kilogram. Proses kelahiran yang terjadi pada pukul 10.00 itu pun diketahui berjalan lancar dan normal. Ibu dan bayinya dalam kondisi sehat.

Sebelumnya, Anne berharap dapat menentukan pejabat pilihannya yang masuk posisi tiga besar hasil seleksi lelang jabatan sebelum persalinan. "Kenapa yang menentukan bupati? Karena bekerjanya dengan bupati sehingga chemistry-nya (harus) sama," ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Sementara itu, suami Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menganggap kelahiran putrinya kali ini sebagai suatu kejutan tersendiri. "Surprise juga karena lahir pada saat selesainya perjalanan Pemilihan Umum 2019. Tapi ini tidak ada kaitannya dengan dunia politik," katanya.

Dedi pun memberi nama Hyang Sukma Ayu kepada anaknya tersebut. Nama itu diakui berasal dari bahasa Sunda yang berarti langit (Hyang). "Seperti Parahiyangan yang berarti alam langit. Sukma itu artinya ruh, dan Ayu memiliki arti lembut," katanya menjelaskan.***

Bagikan: