Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sedikit awan, 15.9 ° C

Menikmati Pesona Pantai Karang Tawulan, Kabupaten Tasikmalaya

Bambang Arifianto
PENGUNJUNG menikmati pemandangan Pantai Karang Tawulan di pesisir selatan Kabupaten Tasikmalaya, Minggu, 7 April 2019. Karang Tawulan berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan Kabupaten Tasikmalaya jika dikelola dengan baik.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR
PENGUNJUNG menikmati pemandangan Pantai Karang Tawulan di pesisir selatan Kabupaten Tasikmalaya, Minggu, 7 April 2019. Karang Tawulan berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan Kabupaten Tasikmalaya jika dikelola dengan baik.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

DUA perempuan tersebut terus bergantian berfoto dengan berbagai pose di tebing yang menjorok ke samudera sore itu. Tak puas dengan pose tertentu, mereka makin mendekati bibir tebing dengan pemandangan tonjolan batu-batu karang di bawahnya.

Gaya satu selesai, gaya lain dicoba dengan bergantian menjepretkan kamera telefon genggam. Senja mulai berlabuh, namun gemuruh ombak samudera pantai tersebut tetap menggelegak. Menghantam batuan karang dengan deru angin yang menggiringnya.

Ya, demikianlah pesona Pantai Karang Tawulan di pesisir selatan Kabupaten Tasikmalaya. Pantai yang terletak di tepi jalan penghubung Kabupaten Pangandaran-Tasikmalaya tersebut menjadi opsi lain pengunjung yang ingin berwisata di kawasan selatan Jawa Barat.

Selama ini, masyarakat lebih mengenal Pantai Pangandaran, Batu Karas atau Pelabuhan Ratu yang berada di sepanjang pantai selatan Jabar. Tapi tunggu dulu, Kabupaten Tasikmalaya memiliki Karang Tawulan yang keelokkannya tak kalah dari lokasi wisata-wisata pantai itu.

Pantai tersebut memiliki tebing yang langsung menghadap ke samudera. Ombak yang pecah menghantam karang dengan cahaya matahari yang lindap di pengunjung sore menjadi pemandangan yang tak boleh terlewatkan.

"PR" menjajal perjalanan menuju pantai itu pada Minggu, 7 April 2019 lalu. Dengan menggunakan sepeda motor, perjalanan dimula dari Kota Tasikmalaya menyusuri jalur arah selatan hingga kawasan Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu. Plang petunjuk arah kanan menuju Cikatomas dan Cikalong menjadi petunjuk pertama.

Motor pun berbelok menyusur kelok bukit karst yang masih rimbun oleh pepohonan di wilayah Salopa hingga Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya. Perjalanan terus berlanjut hingga menemui dataran rendah dan hamparan pesawahan.

PENGUNJUNG menikmati pemandangan Pantai Karang Tawulan di pesisir selatan Kabupaten Tasikmalaya, Minggu, 7 April 2019. Karang Tawulan berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan Kabupaten Tasikmalaya jika dikelola dengan baik.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

Tak butuh lama, laju kendaraan memasuki Cikalong, wilayah kecamatan paling selatan Kabupaten Tasikmalaya. Butuh sekitar tiga jam lebih hingga tiba di Karang Tawulan.

Semakin sore, pengunjung masih berdatangan ke lokasi tersebut. Salah satunya, Sri (29). Pengunjung asal Pamengpeuk, Garut tersebut mengaku Karang Tawulan memiliki keistimewaan dibanding pantai lain. "Karena banyak karang dan ombaknya pecah," ucap Sri.

Selain itu, ia sangat menikmati pemandangan senja saat sinar matahari makin condong ke barat dan menyepuh samudera hingga keemasan. "Bagus buat nunggu sunset (matahari terbenam)," tutur Sri.

Meski demikian, ia agak mengeluhkan minimnya titik-titik swafoto yang disediakan pengelola. "(lokasi) selfie-nya kurang," kata Sri.

Menurut dia, pengelola bisa menambah lokasi swafoto berupa panggung tinggi yang dihiasi sebagai tempat pengunjung berfoto. Sri juga mengeluhkan persoalan kebersihan yang kurang terpelihara. 

Sampah-sampah memang masih berceceran di sana. Begitu pula dengan vandalisme atau aksi coret-coret yang menghiasi tembok pembatas tebing. "Diharapkan ada tempat sampah," ucapnya.

Hal serupa diungkapkan pengunjung lainnya, Novi (17). Perempuan yang juga asal Garut tersebut meminta masalah kebersihan menjadi perhatian pengelola. 
Matahari sudah mulai tercebur ke dasar samudera, kedua perempuan itu pun bergegas pergi. Mereka berencana melanjutkan perjalanan menuju Pangandaran. Karang Tawulan seakan hanya menjadi perlintasan pengunjung menuju Pangandaran. Namun dengan pengelolaan yang baik dan mengangkat nilai edukasi terkait peristiwa kebumiannya, Karang Tawulan tak kalah dari Pangandaran.***

Bagikan: