Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Umumnya berawan, 23.4 ° C

Tiga Orang Mabuk Keroyok Petugas KPPS

Nurhandoko
KASAT Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto (kiri) bersama anggota tengah memeriksa Riy (kanan) salah seorang pelaku pengeroyokan anggota KPPS Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis yang tengah memnbuat TPS. Korban Adi dikeroyok tiga orang mabuk.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR
KASAT Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto (kiri) bersama anggota tengah memeriksa Riy (kanan) salah seorang pelaku pengeroyokan anggota KPPS Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis yang tengah memnbuat TPS. Korban Adi dikeroyok tiga orang mabuk.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR

CIAMIS,(PR).- Seorang petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis dikeroyok orang tidak diikenal. Perisitiwa tersebut berlangsung ketika korban Adi Rinaldi (22) tengah sibuk memersiapkan pendirian TPS yang bakal digunakan saat pemungutan suara 17 April 2019.

Berkat kesigapan petugas, salah seorang pelaku yang berinisial Riy (22) berhasil diringkus di rumah, sedangkan dua pelaku lainnya saat ini masih buron. Polisi sudah mengantongi dua identitas pelaku yang kabur.

“Pelaku melakukan pengeroyokan dengan mencekik dan memukul kepala korban. Saat ini kami masih mengembangkan kasus tersebut. Dua pelaku lainnya juga masih dikejar,” tutur Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis Ajun Komisaris Polisi Hendra Virmanto, Selasa 16 April 2019.

Diampingi Paur Humas Polres Ciamis Iptu Iis Yeni Idaningsih, Hendra mengungkapkan pelaku mengeroyok korban dipicu rasa tersinggung dengan perbuatan korban. Ketika pelaku tengah berkumpul di pinggir jalan, korban menggeber gas sepedamotor yang dikendarai. Pelaku bertiga Riy, Rip dan Joh yang dalam pengaruh minuman keras selanjutnya mencari pengendara sepedamotor  yang dinilai telah mengusiknya.

Sekitar dua kilometer, lanjut Hendra, pelaku mendapati sepedamotor warna merah yang sedang dicari. Pada saat itu korban Adi bersama dengan anggota PPS lainnya tengah sibuk membuat TPS. Salah seorang pelaku, Riy langsung bertanya kepada  salah seorang pemuda, yang ternyata pemilik sepedamotor.

“Mendapati jawaban, Riy langsung mencekik korban Adi, sedangkan temannya berinisial Rip dan Joh  ikut mengeroyok. Selanjutnya pelaku kabur. Korban diantar saksi melaporkan kejadian tersebut kepada polisi,” ungkapnya.

Hendra menambahkan pelaku dijerat dengan pasal 170 ayat (1) KUHP, dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun 6 bulan. Saat ini polisi juga masih mengejar dua pelaku lainnya.***

Bagikan: