Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Umumnya berawan, 22.8 ° C

Sosok Mayat dalam Mobil Gegerkan Kawasan Galuh Mas

Dodo Rihanto
SEORANG sopir Grab ditemukan tewas dalam mobil dengan mulut berbusa.*/DODO RIHANTO/PR
SEORANG sopir Grab ditemukan tewas dalam mobil dengan mulut berbusa.*/DODO RIHANTO/PR

KARAWANG, (PR).- Saat pelaksanaan Pemilu berlangsung, petugas pengamanan Kawasan Bisnis Galuh Mas dikejutkan oleh sosok mayat di dalam mobil. Mayat tersebut tergelat di jok depan Avanza hitam T 1243 EB dengan kondisi mulut berbusa.

"Kami mendapatkan mayat itu di dalam mobil yang terparkir di halaman Marketing Gallery Galuh Mas, Desa Sukaharja, Kelurahan Telukjambe Timur," ujar salah seorang Satpam Galuh Mas, Sutrisno," Rabu 17 April 2019. 

Menurutnya, di dalam mobil itu ditemukan pula berbagai jenis obat-obatan. Kuat dugaan obat tersebut milik korban dan sengaja dibawa olehnya.

Dijelaskan pula, saat mayat ditemukan, mesin mobil masih dalam kondisi menyala dan pintu mobil terbuka. "Korban ditemukan jam delapan pagi. Awalnya dikira tertidur, ternyata sudah meninggal saat berulangkali dipanggil tak menyahut," kata Sutrisno.

Menurutnya, kejadian itu sudah dilapOrkan ke Kepolisian Sektor Telukjambe Timur. Bahkan, polisi sudah mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Karawang. 

Setelah diidentifikasi ternyata korban diketahui bernama Aaf Arif Faturohman (49), warga Desa Pasirtalaga, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang. Dia adalah seorang pengemudi angkutan online Grab.

Menurut Kapolsek Telukjambe Timur, Komisaris A. Mulyana, tidak ada tanda bekas kekerasan pada jenazah pria paruh baya tersebut. Diduga korban meninggal akibat serangan jantung.

"Bukan korban pembunuhan. Tak ada tanda kekerasan di tubuhnya," kata Mulyana.

Dijelaskan juga, korban adalah sopir grab yang biasa beredar di wilayah Telukjambe. Hampir setiap hari, Aaf mendapat pesanan dari penumpang di kawasan pertokoan Galuh Mas. "Korban biasa parkir di lokasi tersebut  setelah mengantarkan penumpangnya," kata Mulyana.

"Korban diduga mengalami serangan jantung setelah mengisi bensin," katanya.***

Bagikan: