Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Umumnya berawan, 22.8 ° C

Pemilu 2019, Prabowo-Sanidaga Unggul di Seluruh TPS di Lapas Cikarang

Tommi Andryandy
PILPRES 2019/ANTARA
PILPRES 2019/ANTARA

CIKARANG, (PR).- Sebanyak 1.374 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Bekasi di Cikarang menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum 2019. Dari keseluruhan enam tem[pat pemungutan suara (TPS), suara pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul jauh dengan pesaingnya, Joko Widodo-Maruf Amin.

Meski berada di balik jeruji, para warga binaan mengaku optimistis dengan pesta demokrasi akbar ini. Mereka berharap, pemilu 2019 bisa memberikan perubahan yang lebih baik bagi Indonesia.

“Walaupun masih di dalam, tapi nyoblos mah penting. Memang kami pernah melakukan kesalahan, tapi kami juga punya harapan nantinya ingin lebih baik lagi. Siapapun yang menang,” kata salah seorang warga binaan, usai menggunakan hak pilihnya di TPS 26 di Gedung I Lapas Cikarang, Desa Pasir Tanjung Kabupaten Bekasi, Rabu, 17 April 2019.

Tidak kalah dengan di lingkungan luar, pemungutan suara di Lapas Cikarang terbilang ramai. Para warga binaan terlihat begitu antusias menggunakan hak pilihnya, meski tidak banyak informasi yang mereka ketahui tentang siapa calon yang dipilihnya.

“Ada beberapa sosialisasi ke sini, tapi mungkin enggak kayak di luar. Tetapi enggak masalah, saya mah antusias,” ucap dia.

Kepala Lapas Cikarang, Kadek Anton Budiharta, mengatakan, dari 1.766 warga binaan, terdapat 1.374 warga yang memiliki hak pilih. Para pemilih itu terbagi dalam enam TPS, yakni 26, 27, 28, 29, 30, dan TPS 31.

Selain itu, ada 108 petugas Lapas Cikarang juga turut menyalurkan hak konstitusionalnya pada pemilu 2019. Secara total, ada 1.482 pemilih yang mencoblos di enam TPS Lapas Cikarang.

PEMILU 2019.*/ANTARA

“Sebanyak 392 warga binaan lainnya tidak bisa memilih karena tidak terdaftar dalam DPT (daftar pemilih tetap), itu karena mereka bukan warga Kabupaten Bekasi. Ada juga yang warga negara asing serta mereka yang masuk ke sini setelah DPT ditetapkan,” kata dia.

Mereka yang tidak terdaftar dalam DPT di antaranya ada tiga WNA, 20 warga binaan di bawah umur, serta 369 warga binaan luar Kabupaten Bekasi dan yang masuk lapas setelah penetapan DPT. Pelaksanaan pemungutan suara di Lapas Cikarang dilakukan oleh 54 anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), di antaranya ada petugas lapas dan petugas dari Desa Pasir Tanjung.

Prabowo-Sandi unggul

Menurut Kadek, lembaga pemasyarakatan memiliki tugas untuk melindungi hak pilih warga binaan. Untuk itu, sejak awal, pihaknya terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan penyelanggara pemilu untuk memastikan hak pilih warga binaan dapat tersalurkan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada KPU Kabupaten Bekasi, Bawaslu, Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Kapolres Metro Bekasi beserta jajaran, Dandim 0509 beserta jajaran, serta seluruh anggota KPPS atas bantuan dan partisipasinya sehingga pelaksanaan pemilu di Lapas Cikarang berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif,” katanya. 

Berdasarkan hasil rekapitulasi di enam TPS di Lapas Cikarang, pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul jauh dengan pesaingnya, Joko Widodo-Maruf Amin. Pasangan nomor urut 02 itu meraih 930 suara, sedangkan nomor urut 01 meraih 275 suara.***

Bagikan: