Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Sedikit awan, 22.4 ° C

Karyawan Garmen Rancaekek  Pilih Berwisata Ketimbang Mencoblos ke TPS

Tim Pikiran Rakyat
ROMBONGAN wisatawan tiba di obyek wisata pantai barat Pangandaran saat masyarakat tengah melakukan pesta domokrasinya dengan mendatangi TPS-TPS untuk melakukan pencoblosan dalam memiliH Capres dan Cawapres serta memilih anggota legislatif, Rabu, 17 April 2019.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN
ROMBONGAN wisatawan tiba di obyek wisata pantai barat Pangandaran saat masyarakat tengah melakukan pesta domokrasinya dengan mendatangi TPS-TPS untuk melakukan pencoblosan dalam memiliH Capres dan Cawapres serta memilih anggota legislatif, Rabu, 17 April 2019.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN,(PR).- Didapati sejumlah wisatawan lokal mengunjungi ke obyek wisata pantai di Pangandaran, dimana Indonesia sedang melakukan pesta demokrasi pemilihan umum untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan legislatif secara serentak.

Saat dijumpai rombongan wisatawan tersebut mengaku berasal dari kota Bandung dan bekerja di salah satu perusahaan di Rancaekek.

Mereka mengaku tidak ikut dalam pesta demokrasi tersebut dan memilih untuk pergi berwisata ke Pantai Pangandaran.

"Kita gak ikut nyoblos. Ikut berdoa semoga pemilunya lancar dan mendapatkan pemimpin yang bisa memperhatikan rakyatnya saja," ujar salah satu dari rombongan yang tidak mau disebutkan namanya saat dijumpai di pantai barat Pangandaran, Rabu, 17 April 2019.

Dia yang mengaku sebagai karyawan di salah satu perusahaan garmen itu sepakat bersama teman dan keluarganya untuk pergi berwisata.

"Liburnya sih satu hari saat pemilu saja, kan ada hari kejepit hari Kamis, jadi sekalian saja meliburkan diri," katanya kepada wartawan Kabar Priangan, Agus Kusnadi.

Di tempat yang sama salah satu pedagang keliling di obyek wisata pantai barat Pangandaran, Narti (42) warga Pangandaran mengaku sudah menyalurkan hak pilihnya sebelum berangkat ke pantai untuk berjualan.

"Saya sih nyoblos dulu ke TPS pak, terus pergi jualan di pantai, lumayan lah nyari buat makan," ucap Narti sambil menunjukan jari kelingkingnya yang sudah terbubuhi tinta warna biru.

Sementara Ketua Tim Khusus Penarikan Retribusi tol gate pintu masuk obyek wisata, Dadan Sugista mengatakan, bahwa tingkat kunjungan ke obyek wisata pantai Pantai Pangandaran terbilang normal dan pengunjung mayoritas merupakan wisatawan lokal.

"Untuk satu pintu saja retribusi pariwisata sudah mencapai 13 jutaan," ujar Dadan yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Ekonomi di Sekretariat Daerah Kab. Pangandaran.***

Bagikan: