Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Umumnya berawan, 22.8 ° C

Kaget dan Senang, Warga Pemilih Pemilu 2019 Mendapatkan Cengek Merah di TPS 11 Bolenglang Ciamis

Nurhandoko
DUA warga, Agus dan Rika, mengambil dua bungkus cabai rawit yang disediakan panitia pemungutan suara di TPS 11 di wilayah Bolenglang, Kelurahan Kertasari,  Kecamatan Ciamis, Rabu, 17 April 2019. TPS yang berada di bekas pabrik minyak kelapa  yang didirikan pada masa penjajahan Belanda, Guan Hien, memberikan oleh-oleh berupa cabai rawit merah kepada warga yang baru menyalurkan hak piliihnya pada pemilu 2019.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR
DUA warga, Agus dan Rika, mengambil dua bungkus cabai rawit yang disediakan panitia pemungutan suara di TPS 11 di wilayah Bolenglang, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, Rabu, 17 April 2019. TPS yang berada di bekas pabrik minyak kelapa yang didirikan pada masa penjajahan Belanda, Guan Hien, memberikan oleh-oleh berupa cabai rawit merah kepada warga yang baru menyalurkan hak piliihnya pada pemilu 2019.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR

CIAMIS,(PR).- Suasana pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS) 11 wilayah Bolenglang, Kelurahan Kertasari, Kecamatan/Kabupaten Ciamis terlihat menyenangkan. Salah satu sebabnya yaitu ada pembagian cendera mata berupa cabai rawit merah bagi seluruh warga yang baru menyalurkan hak politiknya di TPS yang merupakan bekas pabrik minyak kelapa pada masa penjajahan Belanda.

Pemberian cabai rawit merah alias cengek yang merupakan salah satu komoditas unggulan tatar galuh Ciamis tersebut, tidak pelak membuat kaget para pemilih. Usai mencoblos dan mencelupkan jari di tampat tinta,  petugas memersilakan pemilih mengambil bingkisan cabai merah yang dikemas dalam plastik.

Hal itu tentu saja mendapat sambutan gembira, terutama di kalangan perempuan. Dengan antusias, tidak sedikit di antaranya mengambil dua hingga empat kantong plastik cabai rawit. Sementara pemilih laki-laki, ada yang terkesan biasa saja mengambil oleh-oleh unik tersebut, namun demikian ada pula yang terlihat malu-malu ketika mengambil cabai rawit merah.

Usai mencoblos, Agus dan Rika mengambil dua bungkus cabai rawit yang disediakan oleh panitia pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 11 Lingkungan Bolenglang, Kelurahan Kertasari ,  Kecamatan Ciamis, Rabu ( 17/4/2019). TPS yang berada di tempat di bekas pabrik minyak kelapa  yang didirkan pada masa penjajahan Belanda, Guan Hien, memberikan oleh-oleh berupa cabai rawit merah kepada warga yang baru menyalurkan hak piliihnya pada Pemilu 2019 di tempat tersebut.

“Terus terang kaget, tetapi senang sih dapat cabai rawit merah. Sebelumnya kan tidak ada pengumuman bakal mendapat oleh-oleh. Ini memang kejutan! Lumayan untuk memasak sehari,” ungkap Rika (42), salah seorang pemilih yang mengambil satu bungkus cabai rawit merah.

Bersama dengan kerabatnya Agus, dia mengaku suasana TPS di Guan Hien sangat nyaman, tidak begitu panas, sehingga tidak terasa ketika harus menunggu antrian cukup lama. Dalam suasana seperti itu, lanjutnya, ia dapat lebih tenang ketika mencoblos.

“Nyaman, tidak terburu-buru. Mungkin karena suasananya yang tidak begitu panas dan udaranya segar. Saya lihat yang lain juga sama. Soal pilihan itu kan sendiri-sendiri, tentunya yang terbaik, semuanya juga baik,” ujarnya.

Cendera mata sebagai sosialisasi gerakan menanam

Ketua KPPS TPS 11, Irwan, mengatakan, pemberian cendera mata berupa cabai merah merupakan surprise dari panitia. Itu juga sekaligus menjadi ucapan terima kasih kepada warga yang telah menyalurkan hak politiknya pada pemilu 2019. Sebagai pengagas, dia juga mengungkapkan pemberian bingkisan sederhana tersebut mendapat dukungan dari semua penyelenggara pemilu di tempat tersebut.

“Pemilu kan lima tahun sekali, jadi biar ada kesan di kalangan warga, usai mencoblos dapat cengek merah. Memang kesannya sederhana, akan tetapi, sebenarnya ada maksud sosialisasi agar warga menanam cabai, karena penanamannya mudah dan murah,” tutur Irwan.

KETUA KPPS TPS 11  di Bolenglang, Kelurahan Kertasari,  Kecamatan/Kabupaten  Ciamis, Irwan (kanan), bersama seorang petugas TPS menunjukkan cabai rawit merah yang dijadikan cendera mata bagi warga yang baru mencoblos di tempat tersebut, Rabu, 17 April 2019. Sekitar  300 kantong cabai rawit yang disediakan habis dibawa warga usai menyalurkan hak politiknya. */NURHANDOKO WIYOSO/PR

Dia mengaku prihatin dengan semakin banyaknya warga yang memanfaatkan cabai bubuk. Padahal, konsumsi cabai segar lebih bagus dibandingkan dengan cabai bubuk kering.

Cabai, lanjutnya, juga merupakan salah satu produk komoditas pertanian yang banyak dibutuhkan oleh ibu rumahtangga. Ketika semua warga menanam sayuran seperti cabai, itu mampu mendukung kedaulatan pangan. 

“Cabai yang dibagikan juga hasil memetik di kebun petani binaan saya. Sekarang ini momentum pemilu, hasil panen bagus jadi lebih baik berbagi. Kami gembira, warga pun juga senang, Lebih senang cabai yang disediakan habis dibagi,” tuturnya.

Irwan menyediakan sedikitnya 300 kantong kecil cabai rawit. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan DPT sebanyak 219 pemilih. Selain membagi cabai, dia juga memanfaatkan spanduk bekas untuk menulis papan petunjuk TPS serta materi sosialisasi lainnya.***

 

Bagikan: