Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Umumnya berawan, 22.8 ° C

Banyak Warga yang Kebingungan Melipat Surat Suara

Tim Pikiran Rakyat
BUPATI Pangandaran H Jeje Wiradinata (berbaju putih) salat menyalurkan hak suaranya. Sementara di sebelah kiri bupati tampah salahsatu petugas TPS tengah membantu warga menunjukkan cara melipat kembali surat suara usai dicoblos, di TPS 03 Dusun Pangandaran Timur, Desa Pangandaran, Kec. Pangandaran, Rabu, 17 April 2019.*/ AGUS KUSNADI/ KABAR PRIANGAN
BUPATI Pangandaran H Jeje Wiradinata (berbaju putih) salat menyalurkan hak suaranya. Sementara di sebelah kiri bupati tampah salahsatu petugas TPS tengah membantu warga menunjukkan cara melipat kembali surat suara usai dicoblos, di TPS 03 Dusun Pangandaran Timur, Desa Pangandaran, Kec. Pangandaran, Rabu, 17 April 2019.*/ AGUS KUSNADI/ KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN, (PR).- Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata dan keluarganya menyalurkan hak suaranya di TPS 03 Dusun Pangandaran Timur, Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran. Bupati mengaku sedikit bingung dalam melipat kembali surat suara.

"Saya aja yang masih muda sedikit bingung, apalagi warga terutama yang sudah manula," ucap Jeje usai mencoblos  kepada Agus Kusnadi, wartawan Kabar Priangan, Rabu, 17 April 2019.

Meskipun demikian, Jeje optimistis angka partisipasi masyarakat dalam pemilu tahun ini di kisaran 80 persen, dan pelaksanaan pemilu berjalan dengan aman dan lancar.

"Begitu juga pelaksanaan pemilu di daerah pelosok bisa berjalan dengan aman dan lancar," ujarnya.

Kesulitan melipat kertas suara juga dialami oleh Enok (76), warga Dusun Pangandaran Timur, Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran. Ia mengaku kebingunan setelah masuk di bilik suara dan membuka surat suara yang lebarnya seperti koran dan banyak caleg yang tidak kenal.

"Iya bingung apalagi saat melipatnya kembali. Tapi yang dicoblos sih cuma satu," ujar Enok.

Kebingungan melipat surat suara dialami sejumlah warga di beberapa TPS. Selain itu, ada juga  yang kebingungan melihat banyaknya calon legislatif. Hal ini dialami Boim (33) warga Dusun Karangsalam Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran.

"Cuma pada surat suara untuk pemilihan DPD gak ada yang kenal satu pun," katanya. ***

 

Bagikan: