Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 28.6 ° C

TPS yang Rawan Gangguan Cuaca Wajib Siapkan Skenario Evakuasi

Riesty Yusnilaningsih
ILUSTRASI pencoblosan*/DOK PIKIRAN RAKYAT
ILUSTRASI pencoblosan*/DOK PIKIRAN RAKYAT

BEKASI, (PR).- Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi menyarankan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara memiliki skenario evakuasi Tempat Pemungutan Suara jika terjadi gangguan akibat cuaca bahkan bencana alam.

"Ini harus dipersiapkan KPPS agar penyelenggaraan pemilihan dan penghitungan suara tidak terganggu," kata Ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni, Selasa 16 April 2019.

Nurul menyebutkan, berdasarkan simulasi pemilihan dan penghitungan suara yang dilakukan beberapa waktu lalu, penghitungan surat suara bisa berlangsung selama 16 jam bahkan di atas 19 jam jika pemilihnya banyak. Adapun urutan penghitungannya dimulai dari Pemilihan Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Jabar, dan DPRD Kota Bekasi.

Di Kota Bekasi yang beberapa minggu terakhir curah hujannya masih tinggi, panjangnya waktu pemilihan juga penghitungan suara bisa jadi terganggu cuaca. "Jika di TPS terancam hujan, angin kencang, atau banjir, KPPS harus punya alternatif lokasi pemindahan TPS dengan prioritas penyelamatan kotak suara," kata dia. 

Salah satu lokasi TPS yang sempat terganggu cuaca ialah TPS 14 di Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan yang didirikan di lapangan Kampung Utan. Tenda TPS yang didirikan sejak Senin, 15 April 2019 itu porak poranda diterjang angin kencang saat hujan deras mengguyur.

"Saya sudah menginstruksikan Panitia Penyelenggara Kecamatan agar mendata TPS di wilayahnya yang digelar di luar ruangan dan berpotensi terancam gangguan alam. Kepada KPPS TPS tersebut, kami minta agar menyiapkan alternatif lokasi evakuasi," kata Nurul.***

Bagikan: