Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Umumnya berawan, 23.4 ° C

Kota Bekasi Masih Kekurangan 2.500 Surat Suara Pemilihan Presiden

Riesty Yusnilaningsih
Petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) menyegel amplop yang berisi surat suara sebelum didistribusikan ke kelurahan di gudang logistik KPU Jakarta Pusat, GOR Kemayoran, Jakarta, Selasa, 16 April 2019.*/ANTARA
Petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) menyegel amplop yang berisi surat suara sebelum didistribusikan ke kelurahan di gudang logistik KPU Jakarta Pusat, GOR Kemayoran, Jakarta, Selasa, 16 April 2019.*/ANTARA

BEKASI, (PR).- Satu hari jelang pencoblosan 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi masih kekurangan sedikitnya 2.500 lembar surat suara Pemilihan Presiden serta sejumlah kelengkapan logistik lainnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi Nurul Sumarheni mengatakan, perihal kekurangan surat suara ini sudah dilaporkan ke KPU Jawa Barat sejak beberapa hari yang lalu. Namun hingga Selasa, 16 April 2019 siang, surat suara tambahan yang diminta masih belum kunjung tiba.

"Saya dapat kabar ada alokasi 1.500-an lembar surat suara Pemilihan Presiden yang akan diperuntukkan bagi Kota Bekasi dan harus kami jemput supaya malam ini juga bisa didistribusikan ke Tempat Pemungutan Suara yang kurang melalui Panitia Pemungutan Suara di tingkat kelurahannya," kata Nurul.

Lebih lanjut Nurul mengatakan, kekurangan surat suara tersebut sebenarnya diketahui saat proses pelipatan masih berjalan. Sebab surat suara Pemilihan Presiden yang datang paling akhir dibandingkan surat suara pemilihan lainnya, jumlahnya tak sesuai kebutuhan, yakni 1.771.582 lembar ditambah 2 persen cadangan sebanyak 35.432 lembar.

Kemudian, saat surat suara dialokasikan per kecamatan, baru diketahui kebutuhan surat suara untuk Kecamatan Pondok Melati yang tidak terpenuhi dan masih diupayakan pengadaannya. Selain untuk kebutuhan Kecamatan Pondok Melati, kekurangan surat suara itu juga diperuntukkan bagi penyelenggaraan pemungutan suara di Lembaga Pemasyarakatan Bulak Kapal.

"Di Lapas ada 4 TPS yang belum terpenuhi pengadaan surat suara Pemilihan Presidennya, tapi akan tetap kami upayakan pengadaan kekurangannya karena diperkirakan animo pemilih untuk Pemilihan Presiden akan tinggi," katanya.

Selain surat suara presiden, KPU Kota Bekasi juga kekurangan logistik lain semisal formulir-formulir. Jumlah kekurangannya pun cukup banyak. "Untuk formulir, kami siasati memperbanyaknya dengan cara difoto kopi, karena formulir itu diperlukan untuk keperluan administrasi pelaporan pelaksanaan Pemilu," ucap Nurul.***

Bagikan: