Pikiran Rakyat
USD Jual 14.288,00 Beli 13.988,00 | Langit umumnya cerah, 16.8 ° C

Disdukcapil Kota Bogor Tetap Berikan Pelayanan Selama Pemilu

Windiyati Retno Sumardiyani
ILUSTRASI pelayanan kepada masyarakat tetap buka di hari libur.*/DOK. KABAR BANTEN
ILUSTRASI pelayanan kepada masyarakat tetap buka di hari libur.*/DOK. KABAR BANTEN

BOGOR,(PR).-  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bogor tetap membuka layanan selama pelaksanaan Pemilihan Umum 2019, Rabu, 17 April 2019.  Pelayanan yang difokuskan di enam kecamatan dan Kantor Disdukcapil Kota Bogor tersebut lebih fokus menunjang pelaksanaan Pemilu semisal perlu mencetak surat keterangan atau konfirmasi data.

Sekretaris Disdukcapil Kota Bogor Asep Zaenal menjelaskan, perekaman KTP elektronik terus dilakukan meskipun Pilpres berlangsung. Masyarakat dapat datang langsung ke enam kecamatan yang ada di Kota Bogor sejak pukul 08.00 hingga pukul 15.00. Syaratnya, cukup membawa salinan kartu keluarga, atau membawa KTP lama bagi yang akan mengubah data,  membawa surat keterangan hilang dari kepolisian bagi yang hilang, serta membawa KTP saja jika rusak.

“Sejauh ini, Kota Bogor sudah tidak mengeluarkan suket karena kebutuhan pencetakan KTP dapat dipenuhi seluruhnya. Namun, kalau ada yang melakukan perekaman dan membutuhkan suket bisa segera kami layani,” ujar Asep Zaenal ketika ditemui Selasa, 16 April 2019.

Asep Zaenal mengakui, dari 756.223 wajib KTP,  ada sekitar 6.098 warga yang belum melakukan perekaman KTP-elektronik.Mayoritas penduduk yang belum melakukan perekaman diketahui tidak berada di Kota Bogor. Menurut Asep, Disdukcapil Kota Bogor terus berupaya menyelesaikan target perekaman KTP elektronik untuk menjamin hak pemilih.

KPU Kota Bogor sendiri telah menetapkan daftar pemilih tetap sebanyak 716.473  pemilih. Angka tersebut lebih kecil ketimbang warga yang sudah melakukan perekaman E-KTP sebanyak 750.125.

“Kalau tentang DPT kami tidak tahu, data perekaman e-KTP yang kami miliki sesuai tugas dan fungsi kami saja,” ucap Asep.

Pelaksana Harian Wali Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, Pemerintah Kota Bogor meminta kepada camat dan lurah untuk memastikan warganya bisa menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu serentak 2019. Salah satu upaya yang dilakukan membuka layanan di Disdukcapil Kota Bogor dan menyediakan sarana dan prasarana  bagi pelaksanaan pemungutan suara di setiap kelurahan.

“Disdukcapil memang kami minta tetap memberikan layanan, jadi ketika ada kasus terkait data bisa segera dieksekusi untuk dicarikan solusi.  Saya juga minta kepada camat dan lurah untuk memastikan seluruh logistik bisa sesuai jadwal sampai ke TPS,” kata Ade Sarip Hidayat.

Tak hanya menjamin hak pilih warga Kota Bogor, Ade meminta kepada seluruh aparatur sipil negara untuk terus menyosialisasikan tahapan pencoblosan pada Pemilu 2019.  Ade berharap tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legisatif di Kota Bogor dapat meningkat minimal 80 persen.

“Tidak ada kata akhir untuk melakukan sosialisasi agar jam 7 sampai 12, pemerintah melaksanakan hak suaranya, jangan sampai tidak melaksanakan. Tetapi ingat ASN harus tetap netral, tidak ada keberpihakan pada pihak manapun. Tugas kita hanya melayani masyarakat,” ucap Ade.

Ketua KPU Kota Bogor Samsudin menyatakan, secara umum  warga Kota Bogor sudah siap menyalurkan hak suaranya. Total DPT Kota Bogor mencapai  716.473 pemilih yang tersebar di 3.209  TPS.    

Pada saat pencoblosan, terdapat tiga jenis pemilih. Pertama pemilih yang sudah tercantum di DPT, yang mana pemilih tersebut harus membawa surat undangan C-6  untuk menyalurkan hak suaranya. Sementara pemilih kedua , adalah pemilih yang mengajukan pindah pilih ke Kota Bogor. Berdasarkan data KPU Kota Bogor, jumlah pemilih  pindahan di Kota Bogor mencapai 4.583 warga. Sementara pemilih Kota Bogor yang pindah memilih ke luar daerah mencapai 2.247 pemilih.

“Jenis pemilih terakhir adalah pemilih khusus,mereka adalah warga Kota Bogor yang sudah memiliki e-KTP  atau suket,  tetapi belum terdaftar di DPT.  Mereka boleh mencoblos di domisili masing-masing  pada pukul 12.00 hingga 13.00,” kata Samsudin.***

 

Bagikan: