Pikiran Rakyat
USD Jual 14.301,00 Beli 14.001,00 | Sebagian berawan, 18.4 ° C

Ada TPS Berbentuk Pesawat di Majalengka

Tati Purnawati
TPS di Majalengka yang dibangun dengan bentuk pesawat terbang.*/TATI PURNAWATI/KC
TPS di Majalengka yang dibangun dengan bentuk pesawat terbang.*/TATI PURNAWATI/KC

MAJALENGKA,(PR).- Untuk menarik pemilih datang ke TPS, warga Blok Desa TPS 2 di Desa Jatipamor, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka membuat TPS dengan bentuk pesawat terbang. Replika pesawat tersebut seolah tengah berada di parkiran. Pesawat itu pun diberi nama Jatipamor Air.

Replika pesawat yang dibuat warga ini berukuran panjang sekitar 6 meter. Tampak di bagian depan, ada pintu masuk ke dalam pesawat. Setelah berada di dalam replika pesawat ini, suasana tak ubahnya seperti pada umumnya tempat pemungutan suara. 

Pada bagian atas, replika pesawat ini terbuat dari terpal. Sedangkan dinding pesawat berbahan plastik yang dibuat dengan teknik printing, sehingga tulisan yang dicantumkan pun tampak rapi. Agar benar-benar tampak seperti pesawat sungguhan, tak ketinggalan, para petugas KPPS pun berupaya membuat sayap pesawat.

Menurut keterangan Ketua KPPS, Maya Berlin, ide membangun TPS berbentuk pesawat ini muncul karena Majalengka identik dengan lapangan terbang Bandara Kertajati yang menjadi kebanggaan masyarakat Majalengka.

Untuk biaya pembuatan TPS, menurut Maya, menghabiskan biaya hingga Rp 3.000.000. Sebagian dana itu berasal dari KPU dan sisanya diperoleh dari swadaya masyarakat. Beberapa warga dengan sukarela mendonasikan uangnya untuk pembuatan TPS agar menarik.

“Dari KPU biayanya Rp 1.500.000, selebihnya sumbangan dari warga, mereka ada yang menyumbang bambu, terpal, dan lain-lain,” kata Maya. Jumlah pemilih di TPS ini sebanyak 426 orang. Dia berharap seluruh pemilih bisa datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih.

Senada disampaikan Emed, salah satu pemilih di TPS 2 ini. Menurutnya, replika pesawat ini adalah keinginan panitia yang didukung oleh hampir seluruh warga di lingkungannya. Oleh karena itu, pembangunan TPS pun di lakukan bersama dengan warga.

“Persiapannya sudah lebih dari seminggu yang lalu. Keberadaan TPS ini harus aman, kebetulan sekarang curah hujan sedang tinggi. Makanya bagian atap menggunakan terpal, agar terlindung dari hujan,” kata Emed.***

Bagikan: