Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Berawan, 21.6 ° C

Selama Tiga Hari, Polisi di Indramayu Sama Sekali Tak Boleh Tinggalkan TPS

Gelar Gandarasa
Kapolres Indramayu, Ajun Komisaris Besar Yoris Marzuki (Kanan).*/ GELAR GANDARASA/ PR
Kapolres Indramayu, Ajun Komisaris Besar Yoris Marzuki (Kanan).*/ GELAR GANDARASA/ PR

INDRAMAYU, (PR).- Jelang tahap pencoblosan, aparat keamanan memperketat pengamanan di tempat pemungutan suara. Mulai H-1 pencoblosan, anggota Polres Indramayu tidak diperkenankan bergeser dari lokasi pengamanan. Total ratusan personel akan disebar ke TPS yang ada di Kabupaten Indramayu.

Di masa tenang seperti ini ada banyak kerawanan yang mungkin saja terjadi. Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Yoris Marzuki mengatakan, kerawanan itu antara lain kampanye gelap, politik uang, teror, dan sabotase. 

Kerawanan pun bukan hanya menjelang pemilihan, melainkan mungkin terjadi setelah pencoblosan. Salah satunya yakni rawan adanya pencurian kotak suara. Menurutnya langkah antisipasi wajib dilakukan supaya Pemilu berjalan sesuai rencana. Untuk itu, petugas keamanan gabungan diminta serius saat mengamankan TPS.

Yoris pun menginstruksikan jajarannya untuk menjaga TPS masing-masing. Mulai dari tanggal 16-18 April petugas mesti bersiaga di lokasi pemungutan. “Anggota tidak boleh pulang dahulu ke rumah. Nginap di tempat tugas,” kata Kapolres saat apel pergeseran pasukan di Mapolres Indramayu, Senin 15 April 2019. Saat ini, seluruh personel telah bergeser ke Polsek masing-masing untuk bersiaga menjelang Pemilu.

Dia menambahkan, untuk pengamanan nanti, total ada 810 personel gabungan. Petugas tersebut akan disebar ke 5.179 TPS yang ada di Kabupaten Indramayu. Para personel keamanan diharapkan bisa menganalisis upaya kemungkinan sabotase saat Pemilu. Dengan demikian, Pemilu bisa berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.

Pasukan pun sudah disiagakan di enam titik lokasi. Pasukan-pasukan itu akan digabungkan jadi satu jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk menangani kondisi darurat. “Personel kami siagakan untuk menjaga kemungkinan adanya kontinjensi. Pada saat hari H kami juga menutup jalan yang ada di depan kantor KPUD Indramayu,” ujarnya. Penutupan jalan perlu dilakukan untuk menjaga kantor KPUD tetap aman.***

Bagikan: