Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 32.4 ° C

Rehab Jembatan Cikidang Tambah Kemacetan ke Arah Objek Wisata

Tim Pikiran Rakyat
PROYEK rehab jembatan Cikidang menambat kemacetan lalu lintas ke arah objek wisata Pangandaran, Minggu, 14 April 2019.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN
PROYEK rehab jembatan Cikidang menambat kemacetan lalu lintas ke arah objek wisata Pangandaran, Minggu, 14 April 2019.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN,(PR).- Suatu pekerjaan tidak terlepas dari dampak yang ditimbulkan yang terkadang akan mengganggu aktivitas masyarakat. Demikian dikatakan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan permohonan maaf nya kepada masyarakat atas terjadinya kemacetan kendaraan di lokasi pekerjaan jembatan Cikidang.

"Kalau ada pekerjaan jalan maupun jembatan pasti akan timbul dampak kemacetan, maka saya minta maaf kalau masyarakat merasa terganggu," kata Jeje, Minggu, 14 April 2019.

Pasalnya, menurut Jeje, jembatan Cikidang sudah lama belum ada perbaikan ditambah bersamaan dengan akan dilakukannya normalisasi sungai Cikidang. "Tentu pekerjaan jembatan ini untuk kepentingan kita bersama juga," ujarnya.

Hanya saja, kata Jeje, dimulainya pekerjaan jembatan penghubung (Cikidang dan Putrapinggan) di jalan nasional tersebut sebelumnya belum ada koordinasi dengan pemerintah daerah.

"Maka kami memanggil pihak terkait dan rekanan untuk melakukan koordinasi pekerjaan rehab jembatan tersebut," ujarnya.

Kurangnya koordinasi dari pihak rekanan dan pihak terkait juga dikeluhkan oleh Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi dan Komandan Koramil 1320 Pangandaran Mayor Inf, Ikeu Masrika.

"Seharusnya pihak terkait atau rekanan sebelumnya melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan kami sebelum pekerjaan jembatan dilakukan," kata Suyadi.

Koordinasi tersebut, menurut Suyadi, sangat penting mengingat jalan nasional di jembatan penghubung sungai Cikidang merupakan akses jalan utama menuju obyek wisata di Pangandaran dan kerap terjadi kerawanan kemacetan, apalagi di saat musim liburan.

"Kami kan tahu dari dulu di lokasi itu sering terjadi kemacetan, dan kalau ada koordinasi, petugas polisi lalu lintas kan bisa tahu cara untuk mengatur arus lalu lintas untuk meminimalisir kemacetan. Ini tidak ada koordinasi dengan kita, main langsung saja tanpa memikirkan dampaknya," ujar Suyadi kepada wartawan Kabar Priangan, Agus Kusnadi.

Belum afdol

Saat dikonfirmasi Kepala Operasinal pekerjaan jembatan Cikidang sekaligus merangkap sebagai Humas Dani Ramdani mengatakan, sebenarnya pihaknya telah melakukan koordinasi baik dengan pemerintah setempat dan pihak TNI-Polri yang dikirimkan oleh karyawannya tentang pelaksanaan pekerjaan jembatan.

"Kami sudah melakukan sosialisasi yang diperintahkan melalui salahsatu pekerjanya melalui surat, cuma belum afdol saja," ucapnya.

Dani berharap, mudah-mudahan pekerjaan rehab jembatan bisa berjalan dengan lancar dan tidak ada hambatan yang berarti.

"Kami minta maaf kepada masyarakat dengan pekerjaan ini lalu lintas sedikit terganggu, tapi kami akan coba meminimalisir kan kemacetan," ucapnya.

Sehingga ke depannya, kata Dani, jembatan bisa lebih enak dan nyaman saat dilalui oleh kendaraan. Tahun ini pihaknya mengerjakan rehab dua jembatan yakni jembatan Cikidang dan jembatan Putrapinggan dengan waktu selama 8 bulan, namun akan diiupayakan kurang dari 8 bulan rehab jembatan sudah rampung.

"Kalau untuk jembatan Putrapinggan insya Allah sebelum lebaran rampung, dan untuk jembatan Cikidang kita akan lanjutkan pekerjaannya setelah liburan lebaran biar tidak menggangu arus mudik dan wisata liburan," ujarnya.

Dani menjelaskan, jelang pemilu dan liburan lebaran pekerjaan rehab akan difokuskan di jembatan Putrapinggan untuk pemasangan jembatan darurat dengan kekuatan maksimum 15 ton, sedangkan untuk pekerjaan di jembatan Cikidang dihentikan sementara.

"Tinggal dua titik lubang yang akan dicor di jembatan Cikidang setelah itu kita seterilkan dulu jalannya seperti semula dan akan dilanjutkan nanti setelah liburan lebaran," ujar Dani, seraya dirinya menambahkan, kemacetan kendaraan kerap terjadi terutama pada pagi dan sore hari dikarenakan ukuran alat berat lebih besar ketimbang lebar jalan.***
 

Bagikan: