Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 21.8 ° C

Bawaslu Cianjur Pastikan Tak Akan Ada APK Tersisa

Shofira Hanan
Pemilu 2019/ANTARA
Pemilu 2019/ANTARA

CIANJUR, (PR).- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur bersama personel gabungan dari Satpol PP dan Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) setempat melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK), Minggu, 14 April 2019 dini hari. Penertiban alat peraga kampanye itu dilakukan serentak di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur seiring dengan masuknya masa tenang Pemilu 2019.

Petugas menerjunkan satu unit mobil crane milik Dinas Perhubungan (Dishub), untuk menurunkan alat peraga dari para kontestan Pemilu 2019, baik calon legislatif maupun calon presiden. Penertiban tersebut, menargetkan APK yang terpasang di tempat yang sulit dijangkau atau terpasang di atas billboard. 

Penertiban dilakukan mulai dari kawasan perbatasan Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Bandung Barat, sambil terus menyisir setiap titik yang masihdipasangi alat peraga. "Penertiban (APK) ini dilakukan serentak di seluruh Kabupaten Cianjur. Kemudian, memasuki masa tenang ini tidak hanya pemasangan alat peraga, tapi kegiatan kampanye dalam bentuk apapun dilarang," kata Komisioner Bawaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Dzikir Nur disela-sela penertiban.

Ia mengatakan, penertiban alat peraga itu akan terus dilakukan hingga H-1 pencoblosan atau pada 16 April mendatang. Hadi juga mengungkapkan,untuk memaksimalkan proses penertiban, jajarannya juga telah membentuk patroli masa tenang. Menurut dia, mereka akan terus memantau berbagai potensi kerawanan pemilu. 

Tim patroli masa tenang akan bekerja hingga hari pencoblosan, dipastikan mereka bertugas untuk memantau atau mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, salah satunya politik uang.

”Kami juga akan terus memantau akun-akun media sosial, baik milik calon legislatif maupun tim sukses dari calon presiden. Karena itu tadi, di masa tenang semua aktivitas kampanye dilarang, termasuk kampanye di media sosial. Jika memang ditemukan adanya pelanggaran kita akan tindak dengan aturan yang berlaku," ucapnya.***

Bagikan: