Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 31.3 ° C

Banyak Menteri Datangi Tasikmalaya Menjelang Hari Pencoblosan Pemilu 2019

Bambang Arifianto
MENTERI Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berfoto saat mengunjungi Pesantren Suryalaya, Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 10 April 2019.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR
MENTERI Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berfoto saat mengunjungi Pesantren Suryalaya, Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 10 April 2019.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

SINGAPARNA, (PR).- Menjelang Pemilu 2019, sejumlah menteri hilir mudik mendatangi wilayah Kabupaten dan Kota Tasikmalaya. Tak hanya menyosialisasikan program pemerintah dan klaim keberhasilannya, ajang itu dipakai untuk mengklarifikasi berita hoaks yang menyerang pemerintah.

Dalam dua pekan belakangan, intensitas para menteri Pemerintahan Joko Widodo mendatangi Tasikmalaya begitu tinggi.

Sejumlah menteri yang datang di antaranya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti serta Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.

Sebelumnya, menteri lain yang kerap datang adalah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Menteri-menteri tersebut memiliki kesamaan terkait lokasi yang paling sering didatangi yakni pesantren. Dalam sehari, beberapa dari mereka bisa mendatangi beberapa pesantren dengan dalih sosialisasi program pemerintah.

Terakhir, menteri yang mendatangi Tasikmalaya adalah Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita. Dia menyambangi Pesantren Ath Thohariyyah di Kampung Babakan Sirna, Desa Cikadondong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis 11 April 2019.

Kunjungan tersebut berhubungan dengan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Peran Keluarga dan Pondok Pesantren Dalam Penyalahgunaan Pencegahan Narkoba.

Di sana, Agus Gumiwang Kartasasmita membagikan 2.000 paket Sembako kepada warga. Sesuai tema acara, Agus Gumiwang Kartasasmita bicara tentang persoalan narkoba dalam sambutannya. Ia menyinggung Jawa Barat yang menduduki peringkat nomor satu dalam hal prevelensi penggunaan narkoba di Indonesia.

MENTERI Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengunjungi Pesantren Ath Thohariyyah di Kampung Babakan Sirna, Desa Cikadondong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis 11 April 2019.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

"Jumlah pecandunya ada sekitar 646.000 di Jawa Barat," ucap Agus Gumiwang Kartasasmita.

Akan tetapi, topik pembahasannya beralih pada serangan hoaks yang marak beredar saat ini. "Peredaran hoaks dan fitnah kelihatannya menjadi hal yang (terjadi) musiman saat menjelang Pilpres, Pilgub, Pilwalkot, dan Pilbup," ucap Agus Gumiwang Kartasasmita.

Ia lalu mencontohkan, tudingan terhadap orang Islam yang disebut bukan Islam serta yang bukan bagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI) dituduh PKI. "Saya mau tanya ke ibu-ibu yang anti-PKI dituduh sebagai PKI, padahal ibu-ibu itu anti-PKI, bagaimana perasaan ibu ibu, sakit dan kecewa?" tanya Agus Gumiwang Kartasasmita kepada warga.

Menurut dia, tudingan itu bisa memunculkan persoalan ketika pihak yang dituding marah. Akan tetapi, dia tak menjelaskan siapa sosok yang dituding dan menuding tersebut.

Susi Pudjiastuti mengatasi stunting

Menteri lain yang cukup sering wara wiri ke pesantren adalah Susi Pudjiastuti. Pada Rabu 10 April 2019, Susi Pudjiastuti bahkan mendatangi tiga pesantren sekaligus  di Kabupaten Tasikmalaya yakni Al Munawwar Jarnauziyyah, Suryalaya, dan Sukamanah.

Susi Pudjiastuti menyosialisasikan program pemerintahan Jokowi berupa masyarakat gemar makan ikan dan upaya mengatasi stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak serta memberikan bantuan benih dan pakan ikan.

Hal serupa dilakukan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang datang ke Pondok Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat 25 Januari 2019 untuk menyosialisasikan program Santri Tani Milenial.

Perekonomian Indonesia baik-baik saja

Sementara Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga datang dalam‎ kegiatan Sinergi Kementerian Koperasi dan UKM Dengan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Dalam Rangka Pemberdayaan KUKM ‎ di Gedung Pendopo Kabupaten Tasikmalaya, Tawang, Kota Tasikmalaya, Jumat 5 April 2019.

Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga meyakinkan peserta kegiatan bahwa perekonomian Indonesia baik-baik saja.

‎"Saya yakin ekonomi Indonesia masih on the track," ujarnya.

Karena situasi Pilpres 2019, pro dan kontra masalah perekomian terjadi. Ia juga menyatakan program pembangunan infrastruktur Jokowi berdampak postif pada perekonomian‎.

"Program presiden yang sudah jalan, fokus  pada infrastruktur baik jalan, laut, udara, untuk apa? Supaya tidak high cost untuk mengangkut barang," kata Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.***

Bagikan: