Pikiran Rakyat
USD Jual 14.605,00 Beli 14.305,00 | Badai petir, 28 ° C

Pembangunan Pasar Pelita Sukabumi yang Sempat Mangkrak Harus Selesai Akhir Tahun 2019

Ahmad Rayadie
MENTERI Perdagangan RI,  Enggartiasto Lukita, didampingi seluruh pejabat Muspida Kota Sukabumi, Selasa, 9 April 2019, tengah meninjau pembangunan Pasar Pelita yang sempat mangkrak dan terjerat hukum.*/AHMAD RAYADIE/PR
MENTERI Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita, didampingi seluruh pejabat Muspida Kota Sukabumi, Selasa, 9 April 2019, tengah meninjau pembangunan Pasar Pelita yang sempat mangkrak dan terjerat hukum.*/AHMAD RAYADIE/PR

SUKABUMI, (PR).- Pembangunan Pasar Pelita di Jalan Stasiun Timur, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, yang sempat mangkrak atau terbengkalai memperoleh perhatian Menteri Perdagangan RI,  Enggartiasto Lukita. Enggartiasto kukurusukan meninjau kondisi pasar terbesar di Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi itu.

Enggartiasto meninjau pasar itu Selasa, 9 April 2019, bersama Walikota Sukabumi Achmad Fahmi,  Wakil Walikota Sukabumi Andri Setiawan, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro, dan Dandim 0607 Letkol Kav. Mujahidin. Pengerjaan pembangunan Pasar Pelita terkesan lamban dan belum selesai juga.

Di lokasi, Enggartiasto penuh seksama meninjau dan memperhatikan sejauh mana pembangunan yang sempat mangkrak dan tersandung hukum tersebut. Kasusnya memang telah selesai dengan tersangka yang merupakan pengembang pembangunan Pasar Pelita.

"Pembangunan pasar yang  pernah ada kasus hukum dan sudah diselesaikan, harus segera pengerjaan pembangunan diselesaikan. Sekarang sudah ditetapkan pembangunannya," kata Enggartiasto.

Dia pun menyatakan supaya pembangunan secepatnya tuntas sesuai target yang telah ditentukan. Pembangunan pasar itu mengejar waktu yang masih tersisa hingga akhir tahun ini.

"Di akhir tahun ini, ditargetkan harus selesai. Apalagi pembangunan dasar sudah hampir selesai,” katanya. Ia mengharapkan pada November 2019, pembangunan pasar sudah rampung.

ILUSTRASI sembilan bahan pokok (sembako).*/DOK. PR

Sembako aman

Pada kesempatan itu, Enggartiasto Lukita juga membahas tentang ketersediaan stok sembilan bahan pokok (sembako). Sepekan menjelang pemilihan umum 2019, stok sembako relatif masih aman.

Ia pun melalukan pengecekan ke sejumlah pasar di beberapa daerah. Termasuk, beberapa pedagang pasar di Kota Sukabumi.

 "Tidak ada kekhawatiran, harga stabil, termasuk beras. Begitupun sejumlah komoditas lainnya, relatif masih sangat stabil. Bahkan, daging ayam yang dikhawatirkan terlalu rendah, saat ini sudah membaik,"  katanya.

Meski begitu, ia mengatakan bahwa harga bawang merah mengalami kenaikan. Itu dipicu ketersediaan bawang yang biasanya hanya di musim panen. "Bawang merah naik, namun di sisi lain di Brebes cukup banyak. Naik turun ini hanya musiman," katanya.

Ia pun menyatakan belum diperlukan impor bawang putih karena jumlah bawang di gudang sudah mencukupi. "Bahkan  tidak hanya  memeriksa gudang dari importir, tapi telah meminta keluarin bawang yang ada di gudang, dari pada kita tuduh penimbunan,” katanya.***

Bagikan: