Pikiran Rakyat
USD Jual 14.628,00 Beli 14.328,00 | Sedikit awan, 25.8 ° C

Musim Kemarau Diperkirakan Datang Lebih Cepat

Gelar Gandarasa
PETANI di Kecamatan Sliyeg tengah memanen padi. Mendekati musim kemarau petani diminta untuk segera melakukan persemaian.*/GELAR GANDARASA/PR
PETANI di Kecamatan Sliyeg tengah memanen padi. Mendekati musim kemarau petani diminta untuk segera melakukan persemaian.*/GELAR GANDARASA/PR

INDRAMAYU, (PR).- Petani di Kabupaten Indramayu diminta untuk mempercepat proses tanam. Percepatan dilakukan untuk menghindari lahan persawahan menderita kekeringan. Sebab dalam waktu dekat mereka akan memulai tanam di musim kemarau. Diperkirakan musim kemarau akan datang lebih cepat dari biasanya.

Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu Sutatang mengatakan, puncak panen terjadi pada April ini. Usai panen raya, petani biasanya akan bersiap-siap menyambut tanam di musim kemarau. Berkaca pada pengalaman sebelumnya, kekeringan parah kerap terjadi pada musim kemarau terutama untuk areal persawahan di wilayah Barat Indramayu.

“Kami meminta para petani untuk mempercepat tanam,” ujarnya, Selasa 9 April 2019. Salah satu cara yang bisa dilakukan yakni menyiapkan persemaian sejak dini. Artinya jika petani belum melaksanakan panen maka alangkah lebih baiknya membuat persemaian terlebih dahulu. Tujuannya tak lain supaya bibit persemaian bisa langsung dilakukan saat proses tanam nanti. “Itu bisa mempercepat proses tanam,” ungkapnya. Untuk petani yang sudah melakukan panen juga diminta untuk melakukan persemaian.  

Sutatang menambahkan, percepatan juga perlu dilakukan mengingat saat ini ketersediaan air dinilai masih cukup. Pada musim kemarau biasanya air akan menyusut drastis. Tak jarang sejumlah areal persawahan harus menderita kekeringan. Beberapa tahun ke belakang wilayah Kandanghaur pernah menderita kekeringan parah yang mengakibatkan banyak sawah puso. Belum lagi pada musim kemarau serangan hama dikhawatirkan terjadi.

Dia tak mau kejadian serupa terulang saat ini. Sebab jika terulang pastinya para petani harus gigit jari karena merugi. Berdasarkan laporan percepatan tanam sudah dilaksanakan di wilayah Sindang dan Kroya. Untuk wilayah lain masih belum melaksanakan hal tersebut. Diharapkan semua wilayah segera melaksanakan percepatan tanam.

Merujuk data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Jatiwangi kemungkinan musim kemarau tahun ini datang lebih awal. Penyebabnya karena pengaruh El Nino. Hal itu akibat pengaruh El Nino. El Nino membuat curah hujan saat ini kurang sehingga menggeser lebih awal musim kemarau. Saat ini, hujan pun kadang mengguyur wilayah Indramayu. Hujan seringkali turun pada waktu malam hari.

Sementara itu, luasan lahan panen Indramayu sudah mendekati 50 persen. Data dari Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu luas sawah ada 116.245 hektare. Kepala Dinas Pertanian Indramayu Takmid mengatakan, setiap tahunnya produksi padi bisa menyentuh 1,7 juta ton. ***

Bagikan: