Pikiran Rakyat
USD Jual 14.260,00 Beli 14.162,00 | Sebagian cerah, 28 ° C

Ratusan Ribu Tembakau, Rokok, dan Vape Liquid Ilegal Dimusnahkan di Tasikmalaya

Bambang Arifianto
ILUSTRASI cukai.*/DOK PR
ILUSTRASI cukai.*/DOK PR

TASIKMALAYA, (PR).- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya memusnahkan 389.780 gram tembakau iris ilegal, 30.240 batang rokok ilegal, dan 12.995 mililiter hasil pengolahan tembakau lainnya (vape liquid). Seluruhnya adalah barang milik negara hasil penindakan 2018.

Pemusnahan berlangsung di halaman Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya, Jalan Sutisna Senjaya, Selasa, 26 Maret 2019. Barang ilegal tersebut merupakan hasil 38 kali penindakan di wilayah Priangan Timur yang kedapatan tanpa dilekati pita cukai atau menggunakan pita cukai palsu.

Pemusnahan rokok dan tembakau dilakukan dengan dibakar. Sedangkan, cairan vape dikeluarkan dari botolnya untuk dilarutkan dalam air guna merusak/menghilangkan fungsi dan sifat awal barang agar tak bisa digunakan.

"Ini sudah jadi barang milik negara yang enggak boleh dijual jadi harus dimusnahkan," kata ‎ Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya, Noviandi, di lokasi pemusnahan.

Noviandi mengatakan, peredaran vape liquid di Tasikmalaya terbilang besar. Untuk itu, petugas juga menyosialisasikan agar pemilik kios mematuhi aturan bahwa barang yang dijual tersebut harus memakai pita cukai. Beredarnya tembakau, rokok atau vape liquid tanpa cukai atau memakai cukai palsu merugikan masyarakat dan pemerintah.

Rokok/REUTERS

Masyarakat bisa melaporkan barang tanpa pita cukai atau pita cukai bekas

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jabwa Barat, Bier Budi Kismulyanto, mengatakan, barang-barang ilegal tersebut tidak diketahui keamanan kandungannya, berbeda dengan rokok berpita cukai yang dalam proses izinnya sudah melalui beberapa pengujian. "Tembakaunya (rokok ilegal) itu masih layak pakai atau tidak, dan juga yang lebih penting adalah campurannya, zat kimia untuk sausnya," ujar Bier.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk melaporkan ke instansi bea cukai dan pemerintah daerah bila menemukan peredaran barang-barang tanpa pita cukai atau memakai pita cukai bekas. "Kalau memang tidak bisa diingatkan, beritahu kepada kami, bea cukai ada, teman-teman di pemerintah setempat, Pol PP yang lain-lainya juga ada," kata Bier.

Pemalsuan pita cukai adalah tindak pidana

Terkait kemungkinan adanya pemalsuan cukai oleh pengusaha, ia menegaskan tindakan itu masuk ranah pidana. "Pasti disanksi pidana karena setiap kegiatan (usaha) itu harus ada nomor pokok pengusaha barang kena cukai, kalau sudah menyangkut masalah pemalsuan itu pasti larinya ke pidana," ujarnya. 

Tak hanya pemusnahan, Kantor Bea dan Cukai Tasikmalaya beserta unsur pimpinan pemerintah daerah, TNI, Polri, kelompok masyarakat menggelar deklarasi Stop Rokok Ilegal. Para pimpinan dan tamu undangan saling membubuhkan tandatangan pada spanduk komitmen bersama deklarasi.

Pantauan "PR", sejumlah produk rokok dan tembakau ilegal tersebut telah melalui proses pengemasan yang rapih. Bahkan, terdapat produk rokok mirip dengan merek rokok yang dikenal masyarakat. Salah satunya menggunakan bungkus rokok bertuliskan Mildboro yang nama mereknya berbeda tipis dengan produk Marlboro.***

Bagikan: