Pikiran Rakyat
USD Jual 14.185,00 Beli 13.885,00 | Umumnya berawan, 21.4 ° C

Pemilu 2019, Seluruh Wilayah di Garut Rawan Konflik

Tim Pikiran Rakyat
Logo Kabupaten Garut/DOK. PR
Logo Kabupaten Garut/DOK. PR

GARUT, (PR).- Potensi kerawanan selama Pemilu 2019 terjadi di seluruh wilayah Garut. Menyikapi hal itu, jajaran TNI dan Polri di Garut terus melakukan pemantauan guna mencegah terjadinya hal yang tak diharapkan.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menyebut, kepolisian bersama TNI terus meningkatkan pemantauan di seluruh wilayah Garut karena tingginya tingkat kerawanan selama tahapan Pemilu 2019. demikian dilaporkan wartawan Kabar Priangan Aep Hendy.

Selain dengan TNI, kata Budi Satria Wiguna, koordinasi juga terus dilakukan dengan penyelenggara Pemilu mulai dari KPU, Bawaslu, hingga unsur lainnya yang ada di tingkat bawah.

Kepada seluruh jajaran lembaga yang ada kaitannya dengan pelaksanaan Pemilu 2019, Budi Satria Wiguna juga telah menekankan agar segera menindak segala sesuatu yang menimbulkan potensi.

"Kerawanan potensi tersebar di seluruh wilayah di Garut. Polri, TNI, serta unsur penyelenggara Pemilu selalu berkoordinasi guna menekan hal itu," ujar Budi Satria Wiguna, Minggu 24 Maret 2019.

Hoaks/DOK. PR

Menurut dia, antisipasi kerawanan harus dilakukan di semua hal mulai dari daftar pemilih tetap, kelengkapan alat, hingga tahapan lainnya. Potensi kerawanannya terjadi di semua tahapan mulai dari pra, hari H, hingga usa Pemilu 2019.

Adanya potensi kerawanan dalam seluruh tahapan Pemilu 2019 di Garut dibenarkan Dandim 0611 Garut Letkol Inf. Asyraf Aziz. Ia mengatakan, kerawanan bisa dipicu banyak hal.

"Pemicu tingginya tingkat kerawanan konflik banyak sekali di antaranya maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, fitnah, hingga politik identitas atau unsur SARA," kata Asyraf Aziz.

Dia mengatakan, hal-hal seperti itu bukan hanya menimbulkan konflik horizontal tetapi lebih lagi bisa mengancam keutuhan persatuan dan kesatuan. Dia meminta seluruh elemen masyarakat termasuk pengguna media sosial untuk ikut sama-sama menciptakan situasi Pemilu 2019 yang kondusif.

“Kalau memang ada pelanggaran Pemilu 2019, jangan pernah main hakim sendiri. Silahkan melapor langsung ke lembaga yang berwenang, dalam hal ini Bawaslu yang nantinya juga bisa melibatkan Gakkumdu dan kepolisian," ucap Asyraf Aziz.***

Bagikan: