Pikiran Rakyat
USD Jual 14.288,00 Beli 13.988,00 | Sebagian cerah, 20.3 ° C

Siswa SMK  Mengikuti Istigasah Menjelang UNBK

Tim Pikiran Rakyat
SISWA  SMK Leuwimunding , kecamatan leuwimunding, Kabupaten Majalengka tengah mendengarkan tausiah sebelum doa bersama untuk memohon kelancaran saat Ujian Nasional Berbasis komputer,  Senin mendatang, Jumat 22 Maret 2019.*/ TATI PURNAWATI/ KABAR CIREBON
SISWA  SMK Leuwimunding , kecamatan leuwimunding, Kabupaten Majalengka tengah mendengarkan tausiah sebelum doa bersama untuk memohon kelancaran saat Ujian Nasional Berbasis komputer,  Senin mendatang, Jumat 22 Maret 2019.*/ TATI PURNAWATI/ KABAR CIREBON

MAJALENGKA, (PR).- Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer, puluhan siswa SMK di Kabupaten Majalengka menggelar istigasah di musala dan halaman gedung sekolah mereka, Jumat 22 Maret 2019, dipimpin guru agama di sekolahnya.

Menurut Sri Susilawati, guru agama di SMK 1 Talaga, kegiatan istigasah yang dilakukan seluruh siswa tingkat akhir disertai guru-gurunya tersebut guna memohon doa serta upaya mempersiapkan mental semua peserta UNBK di sekolah dalam menghadapi ujian serta diberikan kemudahan saat melakukan pengisian soal.

“Upaya pertama tentu belajar dengan tekun agar mereka mampu ketika mengisi seluruh soal yang diberikan. Upaya lainnya adalah berdoa agar diberikan kelancaran saat pelaksanaanya nanti, apa yang sudah diajarkan dan dihapalkan bisa teringat saat mengisi soal dan sesuai dengan yang diterima mereka saat belajar selama ini,” ungkap Sri kepada Tati Purnawati, wartawan Kabar Cirebon.

Menurutnya istigasah adalah upaya spiritual yang dilakukan anak dan pihak sekolah. Seraya memohon agar pelaksanaan ujian nanti bisa lancar tanpa halangan apapun baik yang menyangkut teknis maupun non teknis.

Sedangkan pelatihan UN menggunakan komputer sendiri sudah diuji coba saat ujian ulang di sekolah sehingga diharapkan saat pelaksanaan seluruh siswa sudah tidak kaku.

Hal yang sama dilakukan SMKN I Majalengka yang melakukan istigasah di musala dan halaman sekolah. Di SMKN 1 telah berulang kali melakukan uji coba karena kebetulan sarana yang tersedia sudah memadai.

“Siswa berdoa dan belajar. Mereka juga melakukan pengayaan secara rutin yang dibimbing oleh guru mata pelajaran masing-masing. Istigasah penting untuk menentramkan hati mereka serta upaya spiritual bagi siswa,” kata Nuraida, guru SMKN 1 Majalengka***

 

 

Bagikan: