Pikiran Rakyat
USD Jual 14.068,00 Beli 13.768,00 | Umumnya berawan, 21.9 ° C

Pengamanan Pemilu, Satu Polisi Pantau Lima TPS

Gelar Gandarasa
DANDIM 0616 Indramayu Letnan Kolonel Agung Nur Cahyono bersalaman dengan Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Yoris Marzuki seusai apel gelar pasukan di Mapolres Indramayu, Jumat 22 Maret 2019.*/GELAR GANDARASA/PR
DANDIM 0616 Indramayu Letnan Kolonel Agung Nur Cahyono bersalaman dengan Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Yoris Marzuki seusai apel gelar pasukan di Mapolres Indramayu, Jumat 22 Maret 2019.*/GELAR GANDARASA/PR

INDRAMAYU, (PR).- Jelang pemilihan umum pada April nanti, sejumlah persiapan pengamanan telah dilakukan di Kabupaten Indramayu. Aparat keamanan memastikan kesiapan para anggotanya dalam menghadapi pesta demokrasi. Setiap tempat pemungutan suara (TPS) akan dijaga ketat oleh pihak keamanan.

Dalam apel gelar pasukan yang diselenggarakan di Mapolres Indramayu, Jumat 22 Maret 2019, ratusan personel diperiksa dalam kesiapan penjagaan dan pengisian tugas di pos masing-masing. Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Yoris Marzuki menuturkan, dalam pengamanan nanti polisi akan dibantu oleh TNI dan Linmas. Mulai saat ini polisi telah melakukan serangkaian giat razia jelang pemilu. “Kami melakukan kegiatan cipta kondisi, patroli, dan razia di seluruh wilayah hukum Polres Indramayu,” ujar Yoris sesuai apel gelar pasukan.

Adapun jumlah personel yang akan dilibatkan berjumlah 1.000 lebih. Personel itu akan disebar ke 5.300 TPS yang ada di Kabupaten Indramayu. Yoris mengatakan, setiap polisi nantinya akan bertugas mengamankan lima TPS.

Pengerahan jumlah anggota kepolisian yang dikerahkan untuk mengamankan TPS dinilai sudah mencukupi. Hal itu disesuaikan dengan kekuatan personel yang ada saat ini. Terlebih setiap TPS juga akan dijaga oleh dua orang Linmas. “Personel pengamanan berasal dari Kodim 0616 Indramayu, Polres, Linmas. Dibantu juga personel Brimob dari Polda Jawa Barat,” tutur Yoris.

Dipastikan semua personel keamanan sudah siap menjaga jalannya pemilihan umum pada 17 April. Apalagi kata dia, hingga saat ini belum ada indikasi kerawanan ricuh di wilayah Indramayu. “Masih aman terkendali. Ini yang diharapkan masyarakat untuk melaksanakan pemilu yang aman dan nyaman,” tegas dia. Peningkatan pengamanan akan dilakukan pada H-1 pencoblosan. Sebab pada waktu itu surat suara akan dipindahkan dan disimpan di masing-masing kantor desa. 

Pengamanan bukan hanya dilakukan sebelum, dan saat pencoblosan saja. Proses penghitungan pun akan dijaga sangat ketat untuk mencegah adanya penyimpangan. Apalagi diperkirakan proses penghitungan akan memakan waktu hingga pagi hari. “Pastinya setiap TPS akan diawasi oleh petugas keamanan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan sama, Dandim 0616 Indramayu Letnan Kolonel Agung Nur Cahyono mengatakan, TNI juga akan turut serta mengamankan TPS di Indramayu. TNI akan mendukung pengamanan yang telah dilakukan oleh polisi sejauh ini. Sejumlah personel pun akan disebarkan ke TPS pada hari pencoblosan nanti.

Sebelum apel gelar pasukan, para Caleg DPRD Indramayu belum lama ini sudah diajak mendeklarasikan pemilu damai. Para caleg diminta untuk siap menerima kekalahan. Mereka juga diminta untuk tidak stres jika nantinya tidak terpilih. Terlebih jumlah Caleg di Indramayu ada 565 orang. Dari jumlah itu hanya 50 di antaranya saja yang akan melenggang ke gedung DPRD Indramayu.***

Bagikan: