Pikiran Rakyat
USD Jual 14.301,00 Beli 14.001,00 | Sebagian berawan, 17.3 ° C

Server Down jadi Kendala Simulasi Situng KPU Banjar

Nurhandoko
Pemilu 2019/ANTARA
Pemilu 2019/ANTARA

BANJAR,(PR).- Pelaksanaan simulasi atau ujicoba Sistem Infromasi Pernghitungan Suara (Situng) Pemilu 2019 di KPU Kota Banjar yang berlangsung Rabu, 20 Maret 2019, tidak berjalan lancar. Kondisi itu disebabkan karena KPU Kota Banjar mengalami kesulitan mengakses server KPU pusat.

Sulitnya masuk jaringan ke server pusat mengakibatkan proses pengiriman data atau upload formulir model C1, membutuhkan waktu lama. Hal itu juga mengakibatkan report hasil penghitungan suara yang dikirim ke pusat, belum bisa diketahui oleh KPU Kota Banjar.

“Sebenarnya koneksi jaringan internet stabil, kecepatannya stabil 100 mbps. Yang menjadi persoalan sangat sulit masuk ke server pusat. Dampaknya, untuk mengetahui report harus menunggu waktu lama,” tutur Kepala Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hupmas KPU Kota Banjar, Heri Herdian.

Didampingi tenaga teknis, Elan Suherlan, lebih lanjut dia mengatakan bahwa simulasi Situng Pemilu 2019 diawali dengan scanning formulir model C1 dari setiap TPS. Selanjutnya, mereka melalukan pemasukan data dan kemudian dikirim ke server KPU pusat.

“Proses scan dan entry per TPS sedikitnya membutuhkan waktu 30 detik. Akan tetapi, ketika dikirim muncul kendala yakni kesulitan mengirim ke server pusat. Kami perkirakan kondisi ini disebabkan karena KPU seluruh Indonesia  melakukan kegiatan sama sehingga beban kerja server menjadi terlampau berat,” katanya.

Dia mengatakan, saat simulasi atau uji coba pengiriman data C1, yang dikirim hanya 159 TPS atau 25 persen dari keseluruhan TPS di Kota Banjar yang mencapai 63 TPS. Lembatnya server, mengakibatkan proses pengiriman menjadi lebih lama. Bahkan, uji coba itu melampaui batas waktu yang ditentukan yakni mulai pukul 9.00 – 15.00 WIB.

Stabilitas daya listrik

ILUSTRASI pencoblosan tps pemilu KPU pileg.*/DOK.PIKIRAN RAKYAT

Heri menuturkan, KPU Kota Banjar juga akan mengirimkan surat kepada PLN setempat agar tidak melakukan pemadaman pada hari pengiriman hasil hitung suara. Namun, karena mengantisipasi kemungkinan matinya lisitrik akibat bencana, KPU Kota Banjar tetap mempersiapkan generator set (genset). “Kami persiapakan segala kemungkinan, sehingga pada saat proses input data ke aplikasi Situng berjalan lancar,” katanya.

 Elan Suherlan menambahkan, untuk proses Situng, KPU Kota Banjar memersiapkan enam unit komputer, berikut 12 operator. Hal itu untuk memercepat proses input dan pelaporan data ke KPU pusat. Jumlah itu dikatakannya cukup untuk Kota Banjar.***

Bagikan: