Pikiran Rakyat
USD Jual 14.080,00 Beli 13.780,00 | Umumnya cerah, 28.4 ° C

ACT Galang Dana dan Tandatangan Petisi untuk Korban Penembakan di Selandia Baru

Ari Nursanti
ACT Jawa Barat bersama MRI Kota Bandung menggalang dana untuk keluarga korban penembakan di masjid Lindwood Christcruch, Selandia Baru.*/DOK. ACT
ACT Jawa Barat bersama MRI Kota Bandung menggalang dana untuk keluarga korban penembakan di masjid Lindwood Christcruch, Selandia Baru.*/DOK. ACT

BANDUNG, (PR).- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Barat bersama MRI Kota Bandung menggalang dana dan mengajak pengunjung Car Free Day (CFD) Dago untuk bersimpati kepada keluarga korban penembakan di masjid Lindwood Christcruch, Selandia Baru.

Hal itu menyusul aksi kekejian dari teroris yang menembak secara brutal jamaah masjid Al Noor yang hendak melakukan shalat jumat.

Koordinator acara Fuji Oktaviani menyebut aksi ini menjadi panggilan kemanusiaan untuk membantu korban.

ACT Jawa Barat bersama MRI Kota Bandung menggalang dana untuk keluarga korban penembakan di masjid Lindwood Christcruch, Selandia Baru.*/DOK. ACT

“Ini juga adalah bagian dari pada umat Islam yang sedang terdzolimi, kami ini human care, kami ini orang-orang yang peduli dengan sesama manusia di belahan bumi manapun, kita peduli tidak hanya di Palestina, Rohingya, Suriah, tapi di belahan dunia manapun. Insya Allah kami usahakan ketika ada bencana atau kejadian, Insyaallah kami prioritaskan,” ucapnya di sela acara Minggu 17 Maret 2019.

Salah satu relawan aksi Ricky Fatria menegaskan pelaku teroris memiliki ideologi sayap kanan yang membenci Islam khususnya. Hal tersebut diketahui dari manifesto pelaku yang tersebar di Twitter.

ACT Jawa Barat bersama MRI Kota Bandung menggalang dana untuk keluarga korban penembakan di masjid Lindwood Christcruch, Selandia Baru.*/DOK. ACT

“Teroris ini punya ideologi sayap kanan, yang pada hakikatnya neo fasis, rasis, antiimigran, yang pastinya membenci umat Islam. Menurut teroris ini, umat Islam dianggapnya sebagai penjajah,” tegasnya.

Selain penggalangan dana, jelas Fuji, pihaknya juga menggelar aksi tandatangan petisi dan panggung orasi untuk mengundang simpati pengunjung.***

Bagikan: