Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 25.2 ° C

Caleg Harus Siap Mental Bila Tidak Terpilih

Gelar Gandarasa
PARA caleg membacakan nota deklarasi damai pemilu di Pendopo Indramayu, Senin, 18 Maret 2019. Setiap caleg harus memiliki mental kuat menerima hasil pemilu, meskipun berupa kekalahan.*/GELAR GANDARASA/PR
PARA caleg membacakan nota deklarasi damai pemilu di Pendopo Indramayu, Senin, 18 Maret 2019. Setiap caleg harus memiliki mental kuat menerima hasil pemilu, meskipun berupa kekalahan.*/GELAR GANDARASA/PR

INDRAMAYU, (PR).- Pemilihan legislatif juga akan diselenggarakan pada 17 April 2019. Para calon anggota legislatif (caleg) bukan hanya harus mempersiapkan strategi untuk menang, tapi juga mempersiapkan mental untuk menerima hasilnya bila tidak terpilih.

Hal itu menjadi salah satu pesan penting dalam  dalam deklarasi pemilu damai yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Indramayu, Senin, 18 Maret 2019. Ratusan caleg mengikuti deklarasi itu.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fathoni, mengatakan, ada 565 orang caleg yang akan dipilih rakyat Kabupaten Indramayu untuk menduduki kursi legislatif di DPRD Kabupaten Indramayu. Namun, jumlah kursinya sendiri hanya 50.

"Harus siap untuk tidak terpilih," ujarnya. Perbandingan antara jumlah caleg dan kursi memang berarti akan ada banyak sekali caleg yang tidak lolos menduduki kursi di dewan. 

Selain itu, ia pun meminta supaya para caleg tidak stres ketika melihat hasil pemilu pada 17 April mendatang. KPU Kabupaten Indramayu pun memastikan akan bekerja maksimal saat pemilu 2019. "Apapun hasilnya, baik atau buruk, mesti diterima dengan ikhlas," tuturnya.

Hal yang sama diutarakan Dandim 0616 Indramayu, Letkol Agung Nur Cahyono, pada acara tersebut. Ia mengatakan, mental prajurit mesti diterapkan di diri para caleg. "Harus siap menang atau kalah," katanya.

Agung mengatakan, jangan sampai kegagalan dalam pemilihan umum nanti mengganggu kondusivitas keamanan di sana. TNI pun dikatakannya sudah siap mengawal supaya terciptanya pemilu yang damai, aman, dan adil.

Karena itulah, ia menyatakan, para caleg jangan mengalahkan pihak lain ketika tidak terpilih dalam pemilu 2019. "Setelah semua upaya dijalankan maksimal, barulah tinggal menunggu takdir," ungkap Agung.

SURAT suara Pemilu 2019/KPU

Pelanggaran pemilu

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Indramayu, Nurhadi, menyatakan bahwa para caleg harus senantiasa menaati aturan pemilu. Sejauh ini Bawaslu sudah menangani 11 dugaan pelanggaran pemilu. “Empat laporan tidak bisa kami tindak lanjuti karena kurangnya syarat formil dan materil,” ujar Nurhadi.

Dia menambahkan, beberapa kasus pelanggaran pemilu telah diproses di Pengadilan Negeri Indramayu. Salah satunya adalah dugaan pelanggaran berupa pembagian sembako yang dilakukan oleh salah seorang caleg perempuan. Caleg tersebut membagi-bagikan bingkisan kepada masyarakat. 

Padahal, kata dia, sebelumnya Bawaslu telah melayangkan surat peringatan untuk membatalkan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat karena rawan akan pelanggaran. Namun sayangnya, peringatan itu tidak diindahkan sang caleg hingga pada akhirnya Bawaslu bergerak menindaklanjuti kasus tersebut.***

Bagikan: