Pikiran Rakyat
USD Jual 14.628,00 Beli 14.328,00 | Cerah berawan, 27.4 ° C

Hewan Peliharaan di Purwakarta Berpotensi Rabies

Hilmi Abdul Halim
SEJUMLAH warga memeriksakan hewan peliharaannya secara gratis dalam kegiatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Purwakarta beberapa waktu lalu. Meski tak ada kasus rabies selama 44 tahun terakhir, hewan peliharaan tetap berpotensi terserang rabies apabila tidak divaksin.*/HILMI ABDUL HALIM/PR
SEJUMLAH warga memeriksakan hewan peliharaannya secara gratis dalam kegiatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Purwakarta beberapa waktu lalu. Meski tak ada kasus rabies selama 44 tahun terakhir, hewan peliharaan tetap berpotensi terserang rabies apabila tidak divaksin.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

PURWAKARTA, (PR).- Dinas Perikanan Peternakan Kabupaten Purwakarta meminta masyarakat mewaspadai virus rabies yang ditularkan melalui gigitan hewan liar maupun peliharaan. Meskipun, kasus rabies yang tercatat di daerahnya terakhir kali terjadi pada 1975 silam.

Kepala Dinas Perikanan Peternakant, Sri Wuryasturati mengatakan, tak menutup kemungkinan virus rabies sampai ke daerahnya mengingat banyak di antara masyarakat yang memelihara kucing, anjing dan kera. "Walaupun sudah 44 tahun tak ada kejadian kita harus tetap waspada," katanya, Minggu 17 Maret 2019.

Sri menceritakan kasus terakhir yang terjadi saat itu juga diakibatkan gigitan hewan peliharaan. Korban seorang pelajar tertular virus rabies dari kucing peliharaannya yang belakangan diketahui setelah kucing tersebut diperiksa.

Tak lama, korban meninggal dunia karena tidak cepat mendapatkan pertolongan medis. Sri mengakui sejak saat itu pemerintah daerahnya melakukan upaya pencegahan penyebaran virus rabies yang dibawa hewan-hewan tertentu.

Hewan-hewan Pembawa Rabies (HPR) itu divaksin agar tidak tertular virus dari hewan lainnya. "Hewan-hewan peliharaan pada umumnya berpotensi menjadi HPR. Makanya perlu dilakukan pemeriksaan rutin dan vaksin," ujar Sri. Salah satu upaya pemerintah ialah melakukan pemeriksaan gratis.

Pemeriksaan terhadap hewan peliharaan diikuti sejumlah warga yang memelihara kucing dan anjing beberapa waktu lalu. Masyarakat yang belum memeriksakan hewan peliharaannya diminta melakukannya saat kegiatan vaksinasi rabies serentak bulan depan.

"Sudah ada kabar, kalau di Jawa Barat ini akan diadakan vaksinasi rabies secara serentak pada April 2019 mendatang," ujar Sri. Namun, hingga saat ini dinasnya belum menentukan jadwal dan lokasi penyelenggaraan vaksinasi tersebut.

Program vaksinasi serentak itu direspon positif oleh warga. Salah seorang pemilik kucing peliharaan, Iyung mengaku antusias menanti kegiatan tersebut diselenggarakan di daerahnya. "Kami juga khawatir lihat ada kasus rabies di TV jadi ingin vaksin juga untuk kucing saya," katanya.***
 

Bagikan: