Pikiran Rakyat
USD Jual 14.603,00 Beli 14.303,00 | Sebagian cerah, 28.8 ° C

Perayaan Hari Rimbawan, 100.000 Pohon Ditanam Serentak di Jawa Barat

Mochammad Iqbal Maulud
KEPALA Dinas Kehutanan Jabar Epi Kustiawan saat menanam pohon di Jalan Cilameta, Kelurahan Cimincrang, Kecamatan Gedebage, pada Sabtu 16 Maret 2019.*/MOCHAMMAD IQBAL MAULUD/PR
KEPALA Dinas Kehutanan Jabar Epi Kustiawan saat menanam pohon di Jalan Cilameta, Kelurahan Cimincrang, Kecamatan Gedebage, pada Sabtu 16 Maret 2019.*/MOCHAMMAD IQBAL MAULUD/PR

BANDUNG, (PR).- Sebanyak 100.000 pohon dari berbagai jenis, ditanam serentak di Jawa Barat. Penanaman ini dilaksanakan dalam rangka perayaan Hari Rimbawan ke-36, dan diadakan oleh 9 cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Epi Kustiawan menyatakan untuk Kota Bandung acara ini diadakan di kawasan Cimincrang. Tepatnya di Jalan Cilameta, Kelurahan Cimincrang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung pada Sabtu 16 Maret 2019 pukul 09.00.

"Kami sengaja juga menanam dekat dengan Masjid Al Jabbar yang ada di lokasi. Tujuannya agar ke depan masjid rancangan Gubernur Jabar Ridwan Kamil ini memiliki halaman dengan pohon-pohon yang rimbun," ucapnya di lokasi penanaman masal.

Tanaman yang ditanam ini kata Epi kebanyakan pohon buah-buahan dan kayu-kayuan. Diharapkan dengan pohon-pohon ini nantinya pasokan oksigen di wilayah tersebut bisa bertambah. Sehingga mempengaruhi tingkat kesehatan warga setempat.

"Di Jabar ini ada 911.000 hektare lahan kritis, jadi perintah Pak Gubernur, lahan-lahan ini harus ditanam. Pokoknya kritis tanam, kritis tanam, bahkan bila ada sejengkal atau dua jengkal tanah yang bisa ditanam maka akan kami tanam," ucapnya.

Pada kawasan Cimincrang ini kata Epi, setidaknya ada 1.250 pohon yang ditanam. Sementara ‎Dinas Kehutanan juga memberikan 500 pohon secara cuma-cuma bagi warga sekitar. Nantinya pohon-pohon ini akan ditanam di pekarangan atau di depan rumah warga.

"Kami juga lakukan penanaman di Kabupaten Bandung yang masuk kawasan Bandung Utara. Tepatnya di Desa Melatiwangi, Kecamatan Cilengkrang, ‎di lokasi ini ditanam pohon dengan jumlah yang lebih banyak. Jumlahnya adalah 5000 pohon," ucapnya.

Kepala Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai Hutan dan Lingkungan (BPDASHL) Cimanuk Citanduy, Dodi Susanto menambahkan kegiatan ini rutin dilakukan tiap tahun. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan persatuan di antara para rimbawan yang ada di Indonesia. Khususnya di Jawa Barat.

"Di Cimincrang ini tadi kami menanam setidaknya 250 pohon buah-buahan yang terdiri dari pohon mangga, jambu Jamaica dan pete. Sementara 1.000 pohon adalah pohon kayu-kayuan yang memiliki daya serap air hujan yang tinggi," ucapnya seraya menambahkan, kami juga bagikan 500 pohon bagi warga sekitar.‎

Dodi juga me‎nambahkan hari rimbawan ini sebenarnya adalah peringatan berdirinya Kementrian Kehutanan yang berdiri pada tahun 1983 lalu. Sementara penanaman pohon adalah salah satu program yang diinisiasi oleh BPDASHL Cimanuk Citanduy dengan target 8500 hektare lahan yang tertanam.

"Daerah yang menjadi prioritas penanaman adalah yang ada di kawasan hutan lindung dan Taman Wisata Alam (TWA). Ini juga sekaligus rehabilitasi lahan ditambah dengan reklamasi daerah aliran sungai," ucapnya.‎

Acara penanaman ini pun selain diadakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jabar dan BPDASHL Cimanuk Citanduy juga dibantu oleh I‎katan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (I‎KA SKMA). Hadir pada acara tersebut Wakil Sekjen IKA SKMA Hendra Prawira Sanjaya.

Menurut Hendra penanaman ini memiliki banyak tujuan. Di antaranya adalah menutup tutupan lahan untuk mencegah bencana banjir dan longsor. Penanaman ini juga bertujuan sebagai konservasi keanekaragaman hayati yang ada.

"Seperti diketahui penanaman pohon juga berfungsi sebagai pencegah bahaya global warming. Karena pepohonan dipastikan bisa menyerap karbon. Penanaman juga berfungsi untuk memulihkan kondisi lingkungan pada skala mikro," ujarnya.

Oleh karenanya Hendra berharap dengan penanaman ini bisa mendukung pembangunan ketahanan pangan, energi dan ketersediaan air bersih. Tentunya dengan begitu bisa menambah kesejahteraan masyarakat.***‎

Bagikan: