Pikiran Rakyat
USD Jual 14.080,00 Beli 13.780,00 | Umumnya cerah, 28.5 ° C

Kondisi Empat Korban Helikopter Jatuh Membaik

Bambang Arifianto
PETUGAS penyelamat mengamati helikopter yang terjatuh di kawasan perbukitan Situ Hyang, Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu 16 Maret 2019. Helikopter itu terjatuh saat melakukan perjalanan menuju Garut.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR
PETUGAS penyelamat mengamati helikopter yang terjatuh di kawasan perbukitan Situ Hyang, Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu 16 Maret 2019. Helikopter itu terjatuh saat melakukan perjalanan menuju Garut.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

SINGAPARNA, (PR).- Empat korban helikopter yang jatuh di Tasikmalaya langsung mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama di Jalan Rancamaya, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu 16 Maret 2019 malam. Dokter Jaga IGD Singaparna Medika Citrautama Febry Firmasyah mengatakan kondisi para korban telah membaik.

Korban bernama R Johny Fajar Soyfan yang disebutnya merupakan seorang insinyur keadaannya sudah normal. "Untuk klinis sendiri pasien bagus, sadar penuh," ucap Febry saat ditemui di RS.

Dari hasil rontgen, kondisi Jhony juga normal. Meski demikian, ia meminta agar dipindahkan ke RS Tasik Medika Citratama (TMC) di  Kota Tasikmalaya. Sedangkan Fuad Humran yang merupakan pilot helikopter mengalami sedikit pergeseran di tulang belakang atau tulang ekor. Hal itu diketahui dari hasil rontgen. ‎"Saat ini klinis bagus sedang di observasi di ruangan," tuturnya.

Obeservasi juga dilakukan kepada Agung Raharja selaku co-pilot. "Untukk co-pilot hanya ada luka robet di bagian pelipis sebelah kanan. Kesadaran bagus," ujar Febry.

Sedangkan korban lain, Tuti Budiawati sempat mengalami gangguan hemodinamik. "Tensi turun, nadinya cepat, enggak teraba bahkan, tetapi sudah dilakukan, dipasangi infus," tuturnya.

Tuti juga mendapat luka memar di kaki kanan dan kirinya. Seperti Jhony, Tuti meminta pindah ke RS TMC. Tuti dan Jhony kemudian dipindahkan pada sekitar pukul 18.00 WIB. Sementara Fuad dan Agung menjalani rawat inap di Paviliun Mina, RS Singaparna Medika Citrautama.

Perihal dalam tugas apa para korban menggunakan helikopter, Febry tak mengetahuinya. Dari informasi yang diperoleh Pikiran Rakyat salah satu awak helikopter merupakan pegawai di Kementerian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat.***

Bagikan: