Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Sebagian cerah, 27.8 ° C

Butuh Uang, Tukang Becak di Cianjur Menyambi Edarkan Ganja

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI paket ganja.*/Ist
ILUSTRASI paket ganja.*/Ist

CIANJUR, (PR).- Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Cianjur menangkap lima pengedar narkoba jenis ganja dan sabu. Seorang di antaranya, berinisial RS dan berprofesi sebagai tukang becak.

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah mengatakan lima orang pengedar tersebut diduga akan mengedarkan narkoba di sejumlah wilayah hukum Polres Cianjur dan ditangkap di sejumlah tempat berbeda. "Kami juga mengamankan barang bukti narkoba jenis ganja seberat 406.96 gram dan sabu 63,25 gram dari tangan pelaku, termasuk becak dan satu unit kendaraan roda dua," katanya di Cianjur, Sabtu, 16 Maret 2019.

Untuk mengelabui petugas, tutur dia, barang haram tersebut dikemas dengan cara yang tidak biasanya dan baru pertama kali ditemukan. "Biasanya kalau narkoba jenis ganja dikemas menggunakan lakban menjadi seperti bantalan, namun kali ini pelaku menggiling ganja lalu dikemas seperti kopi ataupun teh dalam kemasan," katanya kepada Antara.

Sedangkan dalam mengedarkan barang haram tersebut, pelaku menempelkan atau menyimpan di suatu tempat, kemudian mengirimkan via SMS ke pemesan setelah pemesan mentransfer sejumlah uang.

"Pelaku akan dijerat dengan pasal 114 ayat 2 pasal 112 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, ancaman penjara paling rendah 6 tahun, paling lama 20 tahun dan denda maksimal sebesar Rp10 milyar," katanya.

Sementara RS, kurir narkoba yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak yang biasa mangkal di Kelurahan Bojongherang, mengaku baru pertama kali mengantarkan barang haram tersebut ke satu tempat sesuai pesanan.

"Saya tahu kalau barang tersebut ganja. Saya antarkan karena butuh, saya terpaksa menerima tawaran tersebut. Saya baru pertama kali mengantarkan dan belum dibayar," katanya.***

Bagikan: