Pikiran Rakyat
USD Jual 14.286,00 Beli 13.986,00 | Hujan petir singkat, 22.6 ° C

Terpeleset saat Bersihkan Pipa PDAM, Suwarda Tewas di Sungai Cimanuk

Gelar Gandarasa
PETUGAS mencari jasad Suwardi di Cimanuk, Jumat 15 Maret 2019. Suwardi hilang terseret arus saat membersihkan pipa milik PDAM.*/GELAR GANDARASA/PR
PETUGAS mencari jasad Suwardi di Cimanuk, Jumat 15 Maret 2019. Suwardi hilang terseret arus saat membersihkan pipa milik PDAM.*/GELAR GANDARASA/PR

INDRAMAYU, (PR).- Seorang warga asal Lohbener, Kabupaten Indramayu Suwardi (59) ditemukan tewas tak bernyawa pada Jumat 15 Maret 2019. Sehari sebelum ditemukan tewas, Suwardi dilaporkan hilang terseret arus Sungai Cimanuk saat tengah memperbaiki pipa PDAM.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu Edi Kusdiana mengatakan, petugas pencari sempat kesulitan menemukan jasad Suwardi yang hillang. Sebab ketika itu debit Sungai Cimanuk tengah tidak bersahabat. Ditambah beratnya medan pencarian mempersulit tim dalam melakukan pencarian.

Beruntung selang sehari kemudian tim berhasil menemukan Suwardi yang sudah tak bernyawa. Diduga Suwardi tergelencir ketika tengah membersihkan sampah yang ada di pipa PDAM di wilayah Sungai Cimanuk, Desa Pamayahan, Lohbener.  “Korban tenggelam pada Kamis,” terang Edi. Jasad Suwardi sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Edi meminta kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Saat ini wilayah Jawa Barat tengah memasuki puncak musim hujan. Pada musim hujan debit air sungai biasanya akan meninggi sehingga bisa mengakibatkan banjir ataupun tanggul jebol. “Tetap waspada selalu di puncak musim hujan ini,” ungkap dia.***

Bagikan: