Pikiran Rakyat
USD Jual 14.603,00 Beli 14.303,00 | Sebagian cerah, 29.2 ° C

Regu Damkar Usir Koloni Lebah Odeng Pembunuh Warga

Nuryaman
PETUGAS pemadam kebakaran Kabupaten Kebakaran dibantu warga pencari madu mengusir koloni lebah odeng pda Kamis, 14 Maret 2019. Koloni lebah ini diduga menewaskan seorang warga Desa Desa Paninggaran, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan.*/NURYAMAN/PR
PETUGAS pemadam kebakaran Kabupaten Kebakaran dibantu warga pencari madu mengusir koloni lebah odeng pda Kamis, 14 Maret 2019. Koloni lebah ini diduga menewaskan seorang warga Desa Desa Paninggaran, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan.*/NURYAMAN/PR

KUNINGAN, (PR).- Atas permohonan pemerintah dan masyarakat Desa Paninggaran, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Unit Pelaksana Tekni Dinas Pemada Kebakaran Kabupaten Kuningan, menurunkan satu regu berikut satu unit mobil pemadam kebakaran untuk mengusir koloni lebah madu raksasa (Apis dorsata), Kamis, 14 Maret 2019. Pengusiran sekaligus pemusnahan sarang koloni lebah madu yang dalam Bahasa Sunda dikenal dengan sebutan odeng itu karena sehari sebelumnya menyerang Muhdori (73), salah seorang warga meninggal dunia.

Sekretaris Desa Paninggaran Ahmad Ahyadin mengatakan penyerangan koloni odeng terhadap Muhdori terjadi sekitar pukul 10.00, Rabu, 13 Maret 2019 saat korban sedang menanam lada di Blok Cisaray, sekitar 500 meter dari permukiman warga. “Menurut informasi yang kami peroleh, saat diserang lebah, korban sempat berusaha menyelamatkan diri ke arah desa. Akan tetapi, mungkin karena kelelahan dan tak tahan lagi menahan sakit sengatan odeng yang mengerubutinya, ia pun ambruk dan terus dikerubuti sengatan koloni odeng hingga meninggal dunia,” ujarnya.

Mendengar teriakan korban, sejumlah warga menyusul ke lokasi kejadian, namun korban sudah tidak bernyawa. “Ketika kami datang sebagian koloni odeng sudah kabur, tinggal lebah penyengat yang diketahui masih banyak menempel di tubuh korban. Hampir memenuhi wajah, kepala, tangan, dan kaki korban,” katanya.

Koloni odeng juga diduga kuat menyerbu Iyus (49) warga lainnya yang juga sedang beraktivitas di sekitar korban Muhdori. Hanya saja Iyus masih sempat meloloskan diri setelah dikerubuti lebah odeng. “Menurut Iyus, dia berhasil meloloskan diri dengan cara membuka dan melemparkan bajunya sehingga koloni lebah yang sedang mengerubutinya beralih memburu lemparan baju itu, dan Iyus pun terus berlari sampai rumahnya.” ujar Ahmad. 

Menurut sejumlah warga, dalam kurun waktu sebulan terakhir kasus serangan koloni odeng di sekitar desa juga pernah menimpa dua warga Desa Sindangpanji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majelengka. Namun, sarang lebah odeng baru ditemukan Kamis, 14 Maret 2019 melalui pencarian tim Damkar Kabupaten Kuningan bersama aparat dan masyarakat Desa Paninggaran yang dilakukan sejak Rabu, 13 Maret 2019.

Sarang lebah odeng tersebut ditemukan pada bagian pangkal pelepah pohon aren setinggi lebih kurang 20 meter. Dimana pohon tersebut berada di pemakaman umum, berjarak sekitar 50 meter dari permukiman warga.

Koloni lebah odeng itu lantas berhasil diusir tim Damkar dibantu masyarakat dan pencari madu, dengan cara diasap dan dibakar. Kemudian sarang madu dan anaknya diambil dan disikat bersih dari pelepah pohon nira itu.

“Dengan cara ini, biasanya koloni odengnya akan berpindah jauh hingga berkilo-kilo meter dan tidak akan kembali bersarang di bekas sarangnya ini,” ujar Ali (46), warga Kelurahan Ciporang, Kuningan yang mengaku sudah 30 tahun biasa mencari madu odeng kehutan-hutan di wilayah Kuningan.***

Bagikan: