Pikiran Rakyat
USD Jual 14.635,00 Beli 14.335,00 | Umumnya berawan, 21.6 ° C

Batang Pohon  Sisa Penebangan Dibiarkan Menumpuk di Bahu Jalan Majalengka

Tim Pikiran Rakyat
SEJUMLAH batang pohon dan ranting sudah berminggu- minggu menumpuk di bahu jalan raya antara Majalengka-Kadipaten, tepatnya di Desa Lianggjulang, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka hingga menutupi bahu jalan dan saluran air. */ TATI PURNAWATI/ KABAR CIREBON
SEJUMLAH batang pohon dan ranting sudah berminggu- minggu menumpuk di bahu jalan raya antara Majalengka-Kadipaten, tepatnya di Desa Lianggjulang, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka hingga menutupi bahu jalan dan saluran air. */ TATI PURNAWATI/ KABAR CIREBON

MAJALENGKA,(PR),- Batang pohon dan ranting sisa penebangan dibiarkan menumpuk di bahu jalan raya antara Majalengka – Kadipaten,  tepatnya di Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten.  Dikhawatirkan tumpukan batang pohon ini akan mengganggu lalu lintas, bahkan mungkin membahayakan.

Batang dan ranting pohon tersebut tidak hanya menutupi bahu jalan, melainkan juga menutup saluran air di bagian timur jalan. Akibatnya  disaat hujan deras air meluap ke jalan.

Menurut keterangan sejumlah warga,  potongan batang pohon itu sudah berminggu-minggu menumpuk.  Batang pohon yang berukuran besar telah diangkut, yang tersisa batang berukuran sekitar diameter 20 hingga 30 cm, serta ranting pohon dan daun.

Sebagian ranting diambil warga untuk kayu bakar, namun sisanya tampak masih menumpuk di pinggir jalan, bersama potongan-potongan pohon berukuran pendek yang kemungkinan tidak terpakai.

“Bahu jalan di beberapa titik seluruhnya tertutup ranting dan  potongan  kayu, sehingga kendaraan tidak bisa diparkir di sana,  apalagi melintas di bagian jalan saat kendaraan ramai.  Ini membahayakan,” ungkap Rahmat warga Kadipaten kepada Tati Purnawati, wartawan Kabar Cirebon.

Warga tidak mengetahui siapa yang melakukan penebangan pohonnya. “Apakah PLN atau Bina Marga Provinsi Jawa Barat. Hanya biasanya kalau PLN hanya sekadar pemangkasan, tidak pernah sampai menumbangkan pohon, dan dahannya langsung dibersihkan.” ungkap Dadang, warga lainnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Kabupaten Majalengka Eman Suherman mengatakan, penebangan pohon bukan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten karena raus jalan tersebut tidak dikelola oleh kabupaten melainkan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Mudah-mudahan pihak penebang pohon segera membersihkannya agar tidak membahayakan pengguna jalan serta jalanan menjadi bersih kembali,” kata Eman***

 

 

Bagikan: