Pikiran Rakyat
USD Jual 14.603,00 Beli 14.303,00 | Sebagian cerah, 29.2 ° C

Bekasi Bercita-cita Jadi Destinasi Wisata Belanja

Riesty Yusnilaningsih
RIESTY YUSNILANINGSIH/PR
RIESTY YUSNILANINGSIH/PR

BEKASI, (PR).- Kota Bekasi mempersiapkan diri menjelma menjadi destinasi wisata belanja di masa mendatang. Ketiadaan objek wisata alam menjadikan Kota Bekasi harus pandai mencari celah sektor unggulan untuk dijadikan daya tarik wisata.

Sebagai langkah awal, Pemkot Bekasi mengadirkan even bertajuk "Bekasi Great Sale and Midnight Sale 2019" yang masih merupakan rangkaian dari peringatan hari jadi ke-22 Kota Bekasi.

"Ini upaya awal kami menuju cita-cita menjadi destinasi tujuan wisata belanja. Sepanjang Maret 2019 ini, kami harapkan kunjungan wisatawan ke Kota Bekasi bisa meningkat. Gelaran 'great sale' ini menjadi salah satu daya tariknya," kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat membuka acara tersebut di Metropolitan Mal Bekasi, Sabtu 9 Maret 2019.

"Bekasi Great Sale and Midnight Sale 2019" melibatkan seluruh anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, serta asosiasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang memberikan diskon 22-70 persen sepanjang Maret 2019. Pelaku UKM batik Bekasi juga difasilitasi tempat di area Departemen Store Matahari Metropolitan Mal untuk menjajakan produk-produk unggulannya.

Khusus di empat pusat perbelanjaan -Metropolitan Mal, Summarecon Mal Bekasi, Grand Galaxy Park, dan Blue Plaza-, pada 9-10 Maret 2019 digelar "Midnight Sale" dengan tawaran diskon harga hingga 70 persen. Di pengujung Maret 2019, akan terlihat keberhasilan pelaku usaha selama even ini yang menjadi dasar penetapan Kota Bekasi menjadi destinasi wisata belanja.

Selanjutnya Pemkot Bekasi juga akan mengombinasikan wisata belanja ini dalam sebuah program wisata yang komplet, mencakup juga wisata sejarah dan budaya.
"Kami akan meng-upgrade potensi sejumlah tempat-tempat bernilai sejarah agar Kota Bekasi bisa menjadi kawasan wisata yang dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan," kata Tri.

Bantuan sarana bus wisata akan dikonsepkan menjangkau berbagai potensi wisata yang ada. Selain pusat-pusat belanja, juga menjamah wisata hutan kota, wisata air hutan bambu, Situ Rawa Gede, hingga wisata air Kalimalang yang menjadi program Jabar Juara.

Sementara itu, Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo menargetkan peningkatan tingkat kunjungan hingga 15 persen selama gelaran 'great sale' sepanjang Maret 2019.
"Pada hari kerja, kunjungan berkisar 25.000-30.000 orang dan pada akhir pekan mencapai 40.000-45.000 pengunjung. Namun selama gelaran 'great sale', kami perkirakan akan ada lonjakan pengunjung sampai 15 persen," katanya.

Pihaknya sendiri mendukung keinginan Pemkot Bekasi menjadikan wilayahnya sebagai destinasi wisata belanja. Sebab pusat perbelanjaan di Kota Bekasi kini hadir dengan tenant-tenant yang kian bervariasi dan semakin lengkap.

"Sudah banyak tenant-tenant yang awalnya hanya ada di Jakarta kini sudah hadir juga di Bekasi. Itu karena potensi pasarnya ada. Dan dengan kehadiran tenant-tenant itu, semestinya memang orang tidak perlu jauh-jauh lagi berbelanja hingga ke Jakarta karena di Bekasi pun sudah ada," katanya. ***

Bagikan: