Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Langit umumnya cerah, 21.6 ° C

KPU Kota Sukabumi Temukan Ratusan Surat Suara Rusak

Ahmad Rayadie
PETUGAS melakukan penyortiran terhadap surat suara Pilpres 2019, Jumat (1/3/2019). Dalam penyortiran itu, ditemukan ratusan surat suara dalam kondisi rusak.*/AHMAD RAYADIE/PR
PETUGAS melakukan penyortiran terhadap surat suara Pilpres 2019, Jumat (1/3/2019). Dalam penyortiran itu, ditemukan ratusan surat suara dalam kondisi rusak.*/AHMAD RAYADIE/PR

SUKABUMI,(PR).- Ratusan surat suara Pilpres 2019 di Kota Sukabumi ditemukan rusak. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi menemukan ratusan suara rusak itu di hari kedua penyortiran, Jumat 1 Maret 2019.

Surat suara Pilpres 2019 yang ditemukan rusak ini berjumlah 263 lembar. Petugas sortir pun langsung mengamankan surat suara rusak tersebut.

KPU Kota Sukabumi tidak menutup kemungkinan bila surat suara rusak bisa bertambah. "Kami menemukan ratusan surat saara Pilpres 2019 dalam kondisi rusak. Kertas surat suara rusak dari berbagai jenis itu, kini telah diamankan untuk segera diganti. Kami memperkirakan kerusakan akan terus bertambah," kata Ketua KPU Kota Sukabumi, Sri Utami.

Sri Utami mengatakan, kerusakan yang terdapat pada surat suara Pilpres 2019 tersebut dimulai dari cetakan yang buram, sobek, lembar belakang kosong, warna bergradasi, hingga kurang jelas. Selain itu, ada pula surat suara yang terdapat bercak tinta di salah satu kolom paslon.

"Cukup banyak yang menyebabkan kerusakan. Sehingga tidak hanya sobek saja. Terdapat puluhan surat suara dalam kondisi buram sehingga sangat perlu untuk diganti," katanya.

Semua surat suara yang rusak, kata Sri Utami, akan dibuat berita acara yang disaksikan bawaslu. Untuk mengantisipasi kerusakan di kemudian hari, surat suara yang dalam kondisi baik telah disimpan di tempat berbeda.

"Kami telah mengamankan surat suara tersebut. Keberadaan Surat suara kini dalam pengawasan petugas kepolisian. Surat suara yang rusak juga telah dipisah diamankan di dus dan disimpan dengan aman," katanya.

Sri Utami mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk dari KPU RI terkait penggantian surat suara yang rusak. "Kami masih  menunggu petunjuk dari KPU pusat. Langkah pertama kami telah mengumpulkan semua surat suara yang rusak," katanya.***

Bagikan: