Pikiran Rakyat
USD Jual 14.628,00 Beli 14.328,00 | Cerah berawan, 26.8 ° C

Berkas Kasus Suap Meikarta Sudah Dilimpahkan, Bupati Bekasi Nonaktif Segera Disidang

Yedi Supriadi
PANITERA Muda, M Tiere dengan tumpukan berkas pelimpahan kasus suap Meikarta.* YEDI SUPRIADI/PR
PANITERA Muda, M Tiere dengan tumpukan berkas pelimpahan kasus suap Meikarta.* YEDI SUPRIADI/PR

BANDUNG, (PR).- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi PN Bandung telah menerima pelimpahan berkas kasus dugaan suap dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin dari penyidik KPK. Selain atas nama Neneng, berkas terduga pelaku lain yang terkait kasus Neneng juga telah diterima Pengadilan Tipikor PN Bandung.

Adapun berkas yang dilimpahkan yakni atas nama Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin, Kabid Tata Ruang PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi, mantan Kadiskar Kabupaten Bekasi Sahat Maju Banjarnahor, Kadis PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, dan eks Kepala DPMPTSP Kabupaten Bekasi Dewi Tisnwati.

Panitera Muda Pengadilan Tipikor PN Bandung, M Tiere membenarkan adanya pelimpahan berkas oleh penyidik KPK terkait dugaan kasus suap izin proyek Meikarta tersebut. "Iya berkasnya sudah masuk, untuk lima orang tersangka," katanya kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan RE Martadinata, Kamis 21 Februari 2019.

Ia menyebutkan, berkas saat ini masih dalam proses pendaftaran di ruang Pendaftaran Satu Pintu (PTSP) PN Bandung. Berkas baru masuk ke bagian panitera Tipikor jika sudah diregistrasi. "Intinya berkas sudah masuk. Saat ini masih diregister," ujarnya.

Berkas kelima terdakwa yang dilimpahkan ke PN Bandung merupakan para tersangka penerima suap dari pengembang Meikarta. Dengan telah dilakukannya pelimpahan berkas perkara dari KPK ke pengadilan, maka sidang untuk Neneng dan koleganya tinggal menunggu waktu.***

Bagikan: