Pikiran Rakyat
USD Jual 14.210,00 Beli 13.910,00 | Cerah berawan, 27.1 ° C

Banyak Muncul Jenis Kejahatan Baru, Tugas TNI-Polri Kian Berat Jelang Pemilu

Mochammad Iqbal Maulud
PANGDAM III/Siliwangi Mayor Jenderal Tri Soewandono menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia di Graha Manggala Siliwangi Kota Bandung pada acara Rapim TNI Polri pada Selasa 12 Februari 2019.* MOCHAMMAD IQBAL MAULUD/PR
PANGDAM III/Siliwangi Mayor Jenderal Tri Soewandono menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia di Graha Manggala Siliwangi Kota Bandung pada acara Rapim TNI Polri pada Selasa 12 Februari 2019.* MOCHAMMAD IQBAL MAULUD/PR

TANTANGAN bagi TNI dan Polri seiring dengan perkembangan zaman semakin berat. Di antaranya beberapa kejahatan baru yang tak ada sebelumnya semisal kejahatan siber dan peredaran senjata api. Apalagi seperti diketahui, sebentar lagi masyarakat Indonesia akan mengadakan Pileg dan Pilpres pada April 2019 mendatang.

Demikian diungkapkan oleh Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal Tri Soewandono dalam acara Rapim TNI-Polri di wilayah Jabar dan Banten, di Gedung Graha Manggala Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Selasa 12 Februari 2019.

Menurut Tri, bentuk kejahatan lainnya yang perlu dicermati adalah makin maraknya illegal fishing dan perdagangan manusia. Ditambah juga dengan makin masifnya peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di Indonesia, khususnya di Jabar dan Banten.

"Karenanya TNI dan Polri perlu saling bahu-membahu dalam menanggulangi kejahatan-kejahatan tersebut. Karena ancaman-ancaman tersebut bisa merusak kondusivitas keamanan khususnya di Jabar dan Banten," katanya.

Diketahui, acara rapim ini adalah‎ sebagai tindak lanjut Rapim TNI-Polri di Jakarta beberapa waktu lalu. Sehingga Kodam III/Siliwangi dan Polda Jabar dan Banten mengadakan rapim lanjutan untuk tingkat Jabar dan Banten. Hal ini bertujuan untuk menyamakan visi dan misi dalam rangka pengamanan pelaksanaan Pilpres 2019.

Sebanyak 182 peserta mengikuti rap‎im tersebut. Terdiri dari TNI Kodam III/Siliwangi sebanyak 88 orang, Polda Jabar 78 orang dan Polda Banten sebanyak 14 orang. Sementara tema yang diusung adalah 'Dilandasi Profesionalitas, Soliditas, Netralitas, TNI Polri Bersinergi Mengamankan Pemilu 2019 dan Pembangunan Nasional, dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI di Wilayah Jabar dan Banten'.

Menurut Tri, Kodam III/Siliwangi‎ juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada anggota Polri. Khususnya kepada Kapolda Jabar dan Kapolda Banten yang berpartisipasi dalam penanggulangan bencana. Seperti tsunami Selat Sunda dan longsor di Sukabumi beberapa waktu lalu.

‎"Kita bersama Polri dapat bahu-membahu dan gotong-royong men‎jalankan tugas sesuai fungsi, kewenangan dan tanggung jawabnya masing-masing," ucapnya.

Ditempat yang sama, Kapolda Jabar Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto menyampaikan hal senada. Menurut Agung TNI dan Polri harus memiliki tekad maksimal dalam melaksanakan pengamanan dan menjaga kondusivitas wilayah.

"Kita harus siaga dalam menghadapi gangguan-gangguan yang terjadi namun harus tetap mengedepankan upaya proaktif preventif. Di antaranya adalah dengan terus mengedepankan 3 pilar khamtibmas seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas dan kepala desa atau lurah," ucapnya.

‎Pada acara tersebut juga dihadiri berbagai pejabat teras seperti Kapolda Banten, Inspektur Jenderal Tomsi Tohir, Kasdam III/Siliwangi Brigadir Jenderal Nurchahyanto, Waka Polda Jabar, Brigadir Jenderal Ahmad Wiyagus. Selain itu hadir pula Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum dan Gubernur Banten ‎Wahidin Halim.

Selain itu acara ini pun dihadiri jajaran Dandim, Danrem di lingkup Kodam III/Siliwangi, sejumlah kapolres, kapolresta dan kapolrestabes di lingkup Polda Jabar dan Polda Banten.***

Bagikan: