Pikiran Rakyat
USD Jual 14.331,00 Beli 14.031,00 | Umumnya berawan, 23 ° C

Diterjang Longsor, Dinding Rumah Rohmat Jebol

Nurhandoko
Ilustrasi/DOK PR
Ilustrasi/DOK PR

CIAMIS,(PR).- Rumah milik Rohmat (54), warga Cileungsing, Dusun Gunungsari, Desa Panyingkiran, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, rusak tertimpa longsor. Rumah yang letaknya berada di bawah tebing setinggi 70 meter itu rawan tertimpa kembali longsor susulan, karena saat ini terdapat retakan baru.

Sejumlah anggota kepolisian bersama TNI dan warga, bergotong royong berupaya menyingkirkan tanah dan pohon yang menimpa rumah Rohmat. Material longsor menjebol dinding rumah yang dihuni oleh dua kepala keluarga, atau sebanyak lima jiwa tersebut.

Untuk menghindari bertambahnya kerugian yang diderita Rohmat dan keluarganya, seluruh perabotan dalam rumah tersebut dipindahkan. Sementara itu pada salah satu sisi tebing jalan kip atau jalan beton kampung menuju rumah korban juga dipasang tali raffia.

Pemasangan tali raffia dimaksudkan sebagai penanda lokasi berbahaya, rawan longsor susulan. Selain terdapat retakan, tanah yang posisinya menggantung juga mudah longsor jika diguyur hujan.

“Sebelum tebing longsor, air dari atas tebing mengucur sangat deras, sebagain masuk rumah. Saya langsung mengungsikan istri, anak dan orang tua ke rumah tetannga yang aman. Begitu saya kembali ke rumah untuk mengecek keadaan, tiba-tiba tebing longsor menjebol dinding rumah,” kata Rohmat, saat ditemui di rumahnya yang rusak

Dia mengungkapkan, tebing setinggi 70 meter tersebut longsor pada Senin 11 Februrari 2019, sekitar pukul 17.00 WIB. Sebelumnya kawasan tersebut diguyur hujan sangat deras, hingga beberapa pohon tumbang.

“Saya tidak bisa membayangkan jika terlambat mengungsikan anak dan istri. Biasanya pada jam tersebut, kami sekeluarga berkumpul di dalam rumah,” katanya.

Terpisah Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani, mengungkapkan hujan deras yang mengguyur wilayah tatar galuh Ciamis pada Senin itu mengakibatkan 41 rumah terancam, serta dua bangungan SD di wilayah Kecamatan Panawangan terancam longsor.

Selain itu longsor juga terjadi di Kecamatan Kawali, Cipaku, jatinagara, Sindangkasih serta Ciamis.  

“Kejadian paling banyak di Kecamatan Panawangan, terdapat 43 titik, selain rumah, dua fasilitas umum yakni SD 2 dan 4 juga terancam. Rumah Eman di Dusun Sudimara ambruk. Sampai saat ini kami masih belum tuntas melakukan asesmen,” tutur Ani Supiani.***

Bagikan: